Senin

22 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.961,   Bulan Ini : 59.632
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 12 Desember 2017 | 00:46 WIB

    Telah dibaca 403 kali

    Toni Togatorop Minta KPK Periksa Muhammad Yusuf & Agus Tripriyono Selaku Pejabat Pemprovsu

    Budiman Pardede
    Ketua FP-DPRDSU Toni Togatorop, SE, MM, saat diwawancarai di gedung Dewan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua FP-Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Toni Togatorop, SE, MM, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Medan memeriksa Kepala Badan (Kaban) Pengelolaan Keuangan/Aset Daerah Sumut Agus Tripriyono dan Kepala Biro Binsos Setdaprovsu, Muhammad Yusuf.

     

    Pasalnya, terang Toni, ada dugaan ke-2 pejabat Pemprovsu tersebut melakukan perbuatan korupsi. "Beberapa hari lalu muncul pernyataan yang tidak beres dari Agus Tripriyono. Dilontarkannya kepada anggota DPRD Sumut Muhcrid Nasution," ungkap Toni kepada www.MartabeSumut.com, Senin pagi (11/12/2017) melalui saluran telepon.

     

    Anggota Komisi B DPRDSU membidangi perekonomian ini melanjutkan, Agus Tripriyono terlalu berani menyatakan kalau anggota DPRDSU yang tidak dapat Bantuan Sosial (Bansos)/Hibah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebabkan kurang setor. "Kalimat macam apa itu? Sudahlah Pemprovsu mengubah keputusan resmi dana hibah rumah ibadah dari Rp. 100 Miliar menjadi Rp. 50 Miliar, kok sekarang ada pejabat Pemprovsu bicara asbun (asal bunyi)," geram Toni dengan nada tinggi.

     

    Oleh sebab itu, Toni pun menyarankan KPK segera turun memeriksa Agus Tripriyono atas pernyataan tidak bijak tersebut. Artinya, imbuh Toni lagi, apa yang disampaikan Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sumut Agus Tripriyono jelas-jelas menimbulkan kecurigaan besar dari mayoritas anggota DPRDSU. Sedangkan Kepala Biro Binsos Setdaprovsu, Muhammad Yusuf disebutnya terindikasi mempermainkan dan mengubah kebijakan resmi antara Pemprovsu dan DPRDSU. “Pernyataan Tripriyono banyak yang dengar. Berarti ada duit dulu barulah ke-2 pejabat itu mencairkan dana bansos/hibah," sesal Toni, seraya menyatakan walk out dari ruang rapat Paripurna DPRDSU beberapa waktu lalu karena Pemprovsu tidak mampu menjelaskan kenapa banyak dana bansos/hibah rumah ibadah tidak ditampung dalam APBD Sumut 2017. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER