Jumat

15 Des 2017

Pengunjung Hari Ini : 1.233,   Bulan Ini : 50.476
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 22 November 2017 | 00:04 WIB

    Telah dibaca 149 kali

    Dukung Edy Rahmayadi Balon Gubsu 2018, Ketua PKS: Sumut akan Maju Tanpa Arogansi Militer

    Budiman Pardede
    Ketua DPW PKS Sumut HM Havezh saat diwawancarai di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin sore (20/11/2017). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sumut HM Hafez, Lc, MA, mengatakan, PKS memutuskan Letjen TNI Edy Rahmayadi sebagai bakal calon (Balon) Gubsu karena sosoknya non partisan dan diyakini bisa memajukan Provinsi Sumut tanpa arogansi militer. 

     

    Kepada www.MartabeSumut.com, Senin sore (20/11/2017) di gedung DPRD Sumut, Hafez memastikan, dalam beberapa hari kedepan rekomendasi DPP PKS akan turun terkait dukungan tersebut. "Hanya PKS saja yang langsung memunculkan pasangan lengkap Balon Gubsu Edy Rahmayadi dan Balon Wagubsu Musa Rajek Shah alias Ijek. Keduanya kita yakini lantaran sama-sama non partisan," tegas Hafez.


    Kedua Nama Sudah Clear

    Kenapa tidak kader internal PKS yang diusung sebab sempat muncul nama Tiffatul Sembiring ? Selain non partisan, Hafez menyatakan keputusan memilih 2 tokoh itu didasari komunikasi politik panjang. Dari awal, ungkap Hafez, memang ada kader internal dan eksternal. Tapi akhirnya PKS memutuskan nama Edy dan Ijek. Kendati bukan kader PKS, toh Hafez menyatakan ke-2 nama sudah clear dalam internal PKS. "Kita buat komitmen sama Pak Edy. Diantaranya tidak korupsi serta mengentaskan kemiskinan di Sumut. Pola PKS sangat fleksibel. Kita mendatangi tokoh dan jalin komunikasi. Dari daerah mengusulkan, pusat memutuskan," ujarnya. Bagaimana bila ada partai koalisi lain tidak setuju sosok Balon Wagubsu ? Hafez menjelaskan, hal itu tidak jadi masalah karena sepenuhnya diserahkan kepada Edy Rahmayadi. "Kalau ada partai koalisi menolak Ijek, ya sepenuhnya Pak Edy saja memutuskan," aku Hafez, sembari mengungkapkan lagi, poin penting PKS adalah ke-2 Balon dapat memimpin Sumut tanpa militerisme dan tidak arogan terhadap rakyat.

     

    Lalu, bagaimana bila masyarakat mengungkap dosa-dosa masa lalu ke-2 nama tersebut ? Kali ini Hafez tampak berfikir sejenak. Bagi anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 itu, andaikan publik menemukan dosa-dosa masa lalu Edy dan Ijek, maka dipersilahkan membuka ke publik. Sehingga semua pihak bisa menilai termasuk partai koalisi.

     

    Sebelumnya, politisi Partai Gerindra Donald Lumban Batu, SE, juga menginformasikan dukungan partainya terhadap Edy Rahmayadi maju Balon Gubsu dalam Pilgubsu 2018. "Ketum DPP Partai Gerindra Pak Prabowo telah merestui Pak Edy Rahmayadi. Kemarin kami putuskan dalam Rapat Pimpinan Daerah Partai Gerindra Sumut yang dihadiri DPP Partai Gerindra," ungkap Donald kepada www.MartabeSumut.com, Sabtu (18/11/2017) di Medan.

     

    Hanura dan PAN Menyusul ?

     

    Sedangkan salah satu politisi Partai Hanura yang menjabat anggota DPRD Sumut juga menyampaikan hal serupa. Sambil meminta namanya tidak ditulis, dia membeberkan, pada Senin malam (20/11/2017) DPD Partai Hanura Sumut menggelar rapat khusus terkait penyampaian sikap DPP Partai Hanura. "Tadi malam kami rapat. Ketua Partai Hanura Sumut Pak Kodrat Shah menyampaikan keputusan DPP Partai Hanura yang mendukung pencalonan Pak Edy Rahmayadi," ungkapnya kepada www.MartabeSumut.com, Selasa siang (21/11/2017) di gedung DPRD Sumut. Sumber lain dihimpun www.MartabeSumut.com dari salah satu politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut, Selasa sore (21/11/2017), dalam waktu dekat DPP PAN akan mengeluarkan nama Balon Gubsu Edy Rahmayadi. "Tapi jangan tulis nama saya dulu ya. Politik itu kan cair, mana tau ada perubahan," tegas sumber yang menjabat anggota DPRD Sumut ini. Perlu diketahui, bila 4 Parpol itu sepakat berkoalisi mengusung Edy Rahmayadi Balon Gubsu 2018, maka setidaknya 38 kursi DPRD Sumut telah dipegang dan melebihi syarat minimal pencalonan 20 kursi. FP-Hanura punya 10 kursi, FP-Gerindra 13 kursi, F-PKS 9 kursi dan F-PAN 6 kursi. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER