Senin

11 Des 2017

Pengunjung Hari Ini : 3.250,   Bulan Ini : 38.799
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 21 Oktober 2017 | 00:09 WIB

    Telah dibaca 153 kali

    Dua Kelompok Massa Datangi DPRDSU, Serukan Penurunan TDL Pasca-3 Tahun Jokowi-JK

    Budiman Pardede
    Wakil Ketua Komisi A DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc (pegang toa) menerima aspirasi mahasiswa, Jumat siang (20/10/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Dua gelombang massa berbendera Pemerintahan Mahasiswa (Pema) USU dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Medan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat siang (20/10/2017). Dalam aksinya, ke-2 kelompok menyerukan perbaikan kesejahteraan rakyat semisal penurunan Tarif Dasar Listrik (TDL) pasca-pemerintahan Jokowi-JK memasuki usia 3 tahun.

     

    Pengamatan www.MartabeSumut.com di lokasi aksi, massa yang pertama tiba adalah Pema USU Medan pukul 11.35 WIB. Mereka berkumpul di pagar pintu masuk sembari memajang spanduk dan karton-karton protes. Sebanyak 7 perwakilan diterima Wakil Ketua Komisi A DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, di ruang Komisi A. Tatkala berada dalam ruangan, Presiden Pema USU Wira Putra menuntut Syamsul Qodri menemui mahasiswa di luar gedung. "Aspirasi kami tolong difaks ke Istana negara Jakarta. Kami mau Dewan menemui massa sekarang," pintanya. Menanggapi hal tersebut, Syamsul Qodri menegaskan biasanya turun menemui warga yang unjukrasa di luar. "Tapi saya masih dalam status tugas luar (TL). Jadi gak etis kalo saya terima di luar. Kecuali oleh anggota Dewan yang piket," ucapnya. Massa Pema USU pun menyatakan kecewa apalagi mengungkapkan sudah mengirim surat audiensi ke DPRDSU pada 18 Oktober 2017. Sementara pada saat bersamaan, datang lagi ke ruangan Komisi A sekira 10 orang perwakilan KAMMI Medan. "Banmus DPRDSU telah menjadwalkan kegiatan Dewan pada 16 Oktober lalu. Kemana saja kalian minta aspirasi diteruskan, akan kami sampaikan. Jadi apa lagi masalahnya," ucap Syamsul Qodri, diikuti keluarnya massa Pema USU untuk berunding.

     

    Hari ini Tepat 3 Tahun Jokowi-JK Dilantik

     

    Di ruangan itu, giliran Ketua KAMMI Medan Arri A Siregar menyampaikan aspirasi. Menurut dia, pihaknya ingin menyampaikan masukan kepada Jokowi-JK melalui DPRDSU. "Hari ini atau 3 tahun lalu Jokowi-JK dilantik sebagai presiden dan wakil presiden. Tolong DPRDSU mengirimkan aspirasi kami ke Istana Negara, Setneg, DPR RI, Meneg BUMN, PLN pusat dan Departemen Pertambangan RI di Jakarta. Banyak masalah rakyat yang belum beres semisal penurunan TDL," kata Arri. Tapi ketika aspirasi disampaikan ke pusat, dia juga berharap bisa dipublikasikan DPRDSU ke media massa. "Supaya puas kami Pak. Kan kalian di Dewan punya jaringan dengan wartawan," akunya. Usai menyampaikan aspirasi, massa KAMMI Medan meninggalkan Komisi A.

     

    Masih berdasarkan pantauan www.MartabeSumut.com, setelah KAMMI Medan pulang, Pema USU Medan kembali datang ke ruangan. "Kami mohon temuilah Pak teman kami di luar," kata mahasiswa. Syamsul Qodri akhirnya menurut. "Okelah, saya mengalah. Ayo kita sebentar keluar," ajaknya. Tepat pukul 12.05 WIB, belasan massa Pema USU telah berkumpul di halaman DPRDSU. Salah satu mahasiswa membacakan aspirasi untuk disampaikan ke pemerintah pusat. Diantaranya: penurunan TDL di Indonesia, perwujudan reforma Agraria sejati, pembatalan RUU KPK, pencabutan Perppu Ormas No 2/2017, penolakan liberalisasi pendidikan, penyelesaian kasus pelanggaran HAM serta pencabutan PP 78/2015 tentang peninjauan komponen hidup layak 1x5 tahun karena sangat merugikan pekerja/buruh. Syamsul Qodri pun menyampaikan dukungan terhadap niat baik mahasiswa mengkritisi pemerintahan Jokowi-JK. Demonstran membubarkan diri pukul 13.00 WIB. Aksi massa tidak menimbulkan kemacetan di ruas jalan depan gedung DPRDSU. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER