Selasa

17 Okt 2017

Pengunjung Hari Ini : 2.818,   Bulan Ini : 64.385
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 8 Oktober 2017 | 00:07 WIB

    Telah dibaca 123 kali

    Reses DPRDSU Fanotona Waruwu: Kerusakan Jalan Provinsi Nias Tengah-Nias Barat jadi Wisata Tontonan

    Budiman Pardede
    Reses anggota DPRDSU Fanotona Waruwu menemukan jalan provinsi rusak parah di Nias Tengah menuju Nias Barat, Sabtu (7/10/2017). (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Fanotona Waruwu menunaikan agenda Reses ke Kepulauan Nias, Sabtu (7/10/2017). Dalam kesempatan tersebut, Fanotona menemukan jalan provinsi yang rusak parah rute dari Kab Nias, Nias Tengah menuju Nias Barat. Saking hancurnya jalan provinsi itu, tidak sedikit warga datang berduyun-duyun menonton ibarat berwisata khusus.

     

    Sengaja melakukan kontak telepon kepada www.MartabeSumut.com, Sabtu siang (7/10/2017), Fanotona mengatakan, kerusakan jalan telah terjadi selama 3 tahun dari Kab Nias hingga ke Kab Nias Barat. Sementara ruas jalan yang kacau balau sepanjang 50 Meter kondisinya persis bak kubangan sapi tatkala hujan turun. Belum termasuk geogravis jalan yang putus-putus akibat lubang menganga setiap radius 10 meter. Akibatnya, terang Fanotona, warga konstituen mengeluhkan jalan penghubung Nias Tengah dan Nias Barat itu. "Sangat mengganggu aktivitas dan roda perekonomian masyarakat. Saya sudah melihat langsung sesuai permintaan warga setempat. Mereka memohon DPRDSU segera memperjuangan perbaikan jalan kepada Gubsu HT Erry Nuradi," ucap Fanotona.

     

    Jadi Wisata Tontonan Warga

     

    Politisi Partai Hanura ini melanjutkan, tatkala meninjau langsung jalan rusak rute Nias Tengah menuju Nias Barat, tidak sedikit masyarakat berkumpul secara terpisah mengamati kondisi jalan. Awalnya Fanotona menduga warga yang berkumpul lantaran ingin menyambut kehadirannya Reses di wilayah itu. Namun sebelum Fanatona bertanya, salah satu pemuka warga telah memberitahukan bahwa jalan provinsi yang rusak parah telah dijadikan sebagai objek wisata tontonan khusus. "Kan ngeri kita mendengarnya. Masak jalan rusak parah jadi objek wisata tontonan penduduk ? Dimana peran pemerintah, apa gak malu mendengarnya," sindir Fanotona.

     

    Sedangkan  fakta kerusakan jalan yang disaksikan Fanotona hanya sebagian kecil yang aman dilalui. Selebihnya rentan kecelakaan tunggal karena kubangan dan lobang yang menghiasi jalan. Sehingga mayoritas warga Nias Tengah dan NIas Barat selalu kesulitan melewati ruas jalan. Parahnya lagi, timpal legislator asal Dapil Sumut VIII Kepulauan Nias tersebut, hampir keseluruhan badan jalan yang rusak tidak lagi beton namun tanah tanpa pengerasan pasir/batu. Tak jarang pengendara yang melintas akan jatuh tergelincir sendiri. "Kiri kanan jalan hutan. Kan berbahaya bila ada warga jatuh di sini," akunya. Masyarakat juga dipastikannya menuntut perbaikan jalan provinsi rute Nias Tengah - Nias Barat itu bisa dimulai pada tahun 2018. Bagi Fanotona, Gubsu dan Balai Besar Jalan Nasional Wilayah Sumut sebaiknya segera merealisasikan perbaikan jalan demi kepentingan publik. "Supaya tidak mengancam keselamatan pengendara umum serta mendongkrak laju perekonomian rakyat Nias Tengah dan Nias Barat," tutup anggota Komisi A DPRDSU membidangi hukum/pemerintahan ini. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER