Rabu

13 Des 2017

Pengunjung Hari Ini : 1.380,   Bulan Ini : 43.356
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 28 September 2017 | 00:08 WIB

    Telah dibaca 249 kali

    Konflik Ganti Rugi Lahan Gereja Jalan Kapten Sumarsono, DPRDSU Sarankan Tempuh Jalur Hukum

    Budiman Pardede
    Komisi A DPRDSU membahas konflik lahan Gereja Allah Baik Jalan Kapten Sumarsono dengan Pemko Medan, Selasa siang (26/9/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas konflik ganti rugi tanah antara Gereja Allah Baik Jalan Kapten Sumarsono Medan dengan Pemko Medan, Selasa siang (26/9/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Setelah mencermati keterangan para pihak, Ketua Komisi A FL Fernando Simanjuntak, SH, MH, Wakil Ketua H Syamsul Qodri Marpaung, Lc dan Sarma Hutajulu, SH, akhirnya menyarankan kelompok yang merasa dirugikan akibat tindak pidana agar menempuh jalur hukum.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, RDP dihadiri beberapa anggota Komisi A seperti Dr Januari Siregar, SH, MHum, Rony R Situmorang, SH dan Ramses Simbolon. Pihak eksternal tampak perwakilan jemaat Gereja Allah Baik Hasudungan Marpaung, Camat Medan Helvetia Muhammad Yunus, Kasi Sengketa BPN Medan Zailani, AKBP Indra Utama Ritonga mewakili Poldasu dan pendamping warga dari organisasi GAMKI Medan. Bila yang dipersoalkan pihak gereja adalah uang tambahan Walikota Medan Rp. 21 juta karena belum diterima atau dianggap kuitansi palsu, Sarma Hutajulu menegaskan hal tersebut masuk delik pidana. Sebab masalah inti ganti rugi pelepasan lahan telah disetujui pihak gereja dan Pemko Medan pada tahun 2003. "Sesuai fakta dokumen, tanah gereja seluas 7 x 10 M2 diganti rugi Pemko Medan Rp. 107.813.300. Kesepakatan ditandatangani pimpinan GBI Allah Baik Pdt Tunggul Tomas Rida Marpaung," yakin Sarma. Politisi PDIP ini mengingatkan, kalau perjanjian telah dibuat, maka semua pihak wajib mentaati hukum. Komisi A DPRDSU disebutnya siap merespon aspirasi rakyat yang masuk namun bila menyangkut pidana tentu saja harus menempuh jalur hukum. "Seandainya ada peluang mediasi, ya kami tak membatasi. Tapi yang benar dan fakta gak boleh dikaburkan lantaran kepentingan pribadi atau kelompok," cetusnya. Syamsul Qodri Marpaung menambahkan, jemaat GBI Allah Baik sebaiknya melapor ke polisi bila menemukan kuitansi palsu terkait pembayaran uang tambahan.

     

    Sebelumnya Hasudungan Marpaung mengakui pelepasan tanah memang telah diganti rugi Pemko Medan Rp. 107.813.300. Namun dia mempersoalkan uang tambahan Walikota Medan Rp. 21.562.600 karena belum diterima. "Kuitansi dan tandatangan Alm Pdt Tunggul Tomas Rida Marpaung juga dipalsukan," ucapnya. Camat Helvetia Muhammad Yunus dan Erwin selaku Kasi Tramtib Kec Helvetia Medan membeberkan, Komisi D DPRD Medan pernah RDP menyikapi kasus tersebut. "Pemko Medan melihat masalah ini bukan domain pemerintah," terang Erwin. Kasi Sengketa BPN Medan Zailani berpendapat, status tanah adalah milik negara sampai sekarang. Belum pernah ada sertifikat atas nama gereja. Sedangkan AKBP Indra Utama Ritonga dari Poldasu meyakini, laporan polisi yang disampaikan jemaat GBI Allah Baik diterima SPKT Poldasu. "Mungkin saat digelar perkara tidak cukup unsur bukti termasuk fakta pembanding," terangnya. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER