Minggu

17 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 12 Juli 2017 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 439 kali

    Respon 3 Pertanyaan MartabeSumut, Kapoldasu Ingatkan Polisi Layani Laporan Warga Tanpa Diskriminasi

    Budiman Pardede
    Kapoldasu dan pimpinan DPRDSU foto bersama saat bersilaturrahmi, Selasa siang (11/7/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw dan pejabat teras Poldasu bersilaturrahmi menemui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) H Wagirin Arman, Sos, Selasa (11/7/2017) sekira pukul 11.00 WIB di Lantai II gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Silaturrahmi berjalan akrab dan diakhiri acara Konferensi Pers yang dihadiri puluhan jurnalis.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, pertemuan dilakukan di ruang kerja Ketua DPRDSU dan dihadiri unsur pimpinan DPRDSU, beberapa anggota Dewan serta pimpinan Sekretariat DPRDSU. Usai silaturrahmi, acara Konferensi Pers dipandu oleh Wagirin Arman di ruang rapat pimpinan. Jurnalis www.MartabeSumut.com mendapat kesempatan melontarkan 3 pertanyaan kepada Kapoldasu. Diantaranya: kasus-kasus korupsi maupun persoalan hukum yang ditangani Polda Sumut seolah-olah mencari-cari kesalahan dan bukan kebenaran kasus. Kemudian sikap aparat polisi di Sumut diduga diskriminatif melayani warga sehingga tidak mau menindaklanjut. Terakhir, kabar mendaftar pada salah satu Parpol untuk jadi Gubernur Papua juga dipertanyakan www.MartabeSumut.com.

     

    Jawab 3 Pertanyaan MartabeSumut

     

    Menyahuti 3 pertanyaan www.MartabeSumut.com tersebut, Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menjelaskan, praktik kriminalisasi terhadap seseorang dan kelompok menjadi atensi pimpinan negara. Sebab hal ini dianggap serius agar penegak hukum tidak melakukan praktik kriminalisasi kepada siapapun. "Terimakasih masukannya. Prinsipnya tidak boleh kriminalisasi. Sekarang era transparansi. Harus kita pedomani. Saya yakin dan percaya, mudah-mudahan tidak ada. Namun kita lihat kasus-kasus berkembang nantinya," ucap Kapoldasu.

     

    Terkait pengaduan warga yang tidak ditindaklanjuti atau terkesan diskriminasi, Kapoldasu secara tegas meminta Kapolrestabes segera mempelajarinya. "Tolong Pak Kapolrestabes prioritaskan indikasi kriminalisasi dan diskriminasi laporan warga yang ditanyakan Pak Budiman Pardede. Polisi sekarang harus terbuka," ingatnya. Dalam artian, lanjut Kapoldasu memastikan, persoalan kriminalisasi dan diskriminasi pengaduan warga ke kantor polisi juga merupakan masukan serius dari pimpinan negara bahkan Kapolri. "Pimpinan Polri selalu mengingatkan agar polisi bisa benar-benar profesional, modern dan terpercaya (Promoter)," terang putra asal tanah Papua tersebut.

     

    Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua?

     

    Menyahuti kabar pendaftaran dirinya sebagai Gubernur Papua, Kapoldasu tampak berfikir sejenak. Sembari tetap menunjukkan pribadi yang tenang, Kapoldasu menampilkan sikap keengganan memberi komentar. Bagi dia, pekerjaan difokuskan dulu sebagai pimpinan baru di Polda Sumut. "Saya gak jawab sekarang ya. Saya kerja dulu aja. Menurut saya, Tuhan itu maha besar. Fikiran itu belum masuk konsepsi. Saya putra Papua pertama yang berpangkat setinggi ini. Kalo harapan, ya bisa saja ada secara pribadi," tepis Kapoldasu diplomatis. Kapoldasu pun mengaku suka dan senang bertemu insan Pers walau belum kenal sama sekali. Dia menilai, medialah counterpart utama polisi yang paling penting saat bertugas. "inilah kebinekaan kita. Anak Papua bisa pimpin Polda Sumut. Tolong kami dikawal, dibimbing ya.  Saya sangat terbuka dengan teman-teman media," tutup Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Respon 3 Pertanyaan MartabeSumut, Kapoldasu Ingatkan Polisi Layani Laporan Warga Tanpa Diskriminasi'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER