Sabtu

23 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 10 Juni 2017 | 00:08 WIB

    Telah dibaca 407 kali

    Temui Dirjen LH di Jakarta, Komisi A DPRDSU Sukses Jembatani Lahan Konflik Warga Tobasa

    Budiman Pardede
    Komisi A DPRDSU saat menemui Dirjen Kementerian LH-Hut di Jakarta, Kamis pagi (8/6/2017). (Foto : Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Warga Desa Meranti Timur Kec Pintu Pohan Meranti Kab Tobasa boleh tersenyum lega sekarang. Bukan apa-apa, setelah berjuang sejak April 2014, kini lahan konflik seluas 800 Ha akhirnya bisa dikelola secara mandiri melalui Kelompok Tani Meranti Timur. Apalagi, semenjak dini, warga Desa Meranti Timur mengklaim lahan konflik sebagai tanah adat Sigalapang yang merupakan warisan leluhur. Sedangkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Provinsi Sumut menyatakan lahan tersebut merupakan milik negara dan merupakan Kawasan hutan Suaka Margasatwa Dolok Surungan.

     

    Kabar gembira itu disampaikan Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, usai menemui Dirjen Lingkungan Hidup (LH) dan Kehutanan RI Bambang Hendroyono pada Kamis (8/6/2017) di Jakarta. Dia menceritakan, rombongan Komisi A dipimpin Ketua FL Fernando Simanjuntak, SH, MH. Dihadiri Sekretaris Sarma Hutajulu, SH, anggota Komisi Dr Januari Siregar, SH, MHum, Astrayuda Bangun, Ramses Simbolon, Fanotona Waruwu dan Dra Delmeria.  "Perintah Dirjen Pak Bambang Hendroyono, jangan ada lagi penangkapan warga yang melakukan usaha di lahan konflik. Tapi mendukung program kesejahteraan rakyat melalui manfaat kawasan hutan sehingga ada upaya bersama untuk menjaga, melindungi dan melestarikan alam," terang Syamsul Qodri kepada www.MartabeSumut.com, Jumat siang (9/6/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Warga Desa Kerap Diintimidasi

     

    Politisi PKS ini mengungkapkan, sejak 2014 berkonflik, warga Desa Meranti Timur kerap diintimidasi oleh pengusaha dan preman. Pengusaha kebun sawit yang sudah 15 tahun merambah/mengeksploitasi hutan secara komersil disebutnya tidak ditindak pemerintah. Sementara warga yang bercocok tanam di lahan itu justru ditangkapi aparat. "Syukur Alhamdulillah, kehadiran Komisi A DPRDSU ke Kementerian LH/Kehutanan membuahkan hasil. Lahan sekira 800 Ha diizinkan dikelola warga melalui Kelompok Tani Meranti Timur. Warga akan diberi bibit tanaman keras seperti durian, petai atau jengkol. BB KSDA Sumut  segera membuat kontrak kerjasama dengan kelompok tani," singkap Syamsul Qodri.

     

    Legislator asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kab Batubara dan Kota Tanjungbalai ini memastikan, apa yang diputuskan pemerintah sangat tepat sebab sesuai dengan dasar dan semangat Nawacita pemerintahan Jokowi-JK. Lalu, kapan realisasinya dimulai ? Syamsul Qodri tampak diam sesaat. Bagi dia, Komisi A DPRDSU telah tuntas menjembatani 1 persoalan rakyat Sumut dari Kab Tobasa. Selanjutnya menunggu follow up kontrak kerjasama yang akan dibuat BB KSDA Sumut. "Kita lihat, amati dan awasi bersama kedepan ya," tutup Syamsul Qodri diplomatis, sembari menambahkan, Kadis Kehutanan Sumut Harlen Purba ikut bersama Komisi A DPRDSU menemui Dirjen ke Jakarta. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Temui Dirjen LH di Jakarta, Komisi A DPRDSU Sukses Jembatani Lahan Konflik Warga Tobasa'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER