Minggu

16 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 10 Maret 2017 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 392 kali

    Ratusan Buruh Ngadu ke DPRDSU, Keluhkan Kesejahteraan, Outsourching & Gugatan Apindo

    Budiman Pardede
    Tiga anggota DPRDSU menerima aksi unjukrasa buruh di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis siang (9/3/2017). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Sedikitnya 500 orang buruh berbendera Gabungan Aksi Pekerja Buruh Seluruh Indonesia (GAPBSI) Sumut mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis siang (9/3/2017). Dalam aksinya, massa mengadukan nasib ke legislator terkait kesejahteraan, pekerja outsourching yang dimasukkan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut ke PTUN terhadap SK Gubsu menaikkan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Medan sebesar 11,39 persen dan Deli Serdang 10,59 persen.


    Pantauan www.MartabeSumut.com, demonstran yang datang pukul 11.30 WIB langsung berkumpul di pintu pagar utama gedung Dewan. Mereka memajang spanduk dan karton-karton protes seraya berorasi bergantian. Usaha Tarigan, salah satu pengunjukrasa, mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan telah mencederai rasa keadilan buruh/pekerja. Apalagi, Apindo Sumut menggugat SK Gubsu ke PTUN Medan karena kenaikan UMK Medan 11,39 persen dan kab Deli Serdang 10,59 persen. "Apindo memprotes kenaikan UMK. Padahal tahun lalu kenaikan UMK di Medan 11,50 persen. Ini jadi kisruh dan menggangu kesejahteraan buruh. Kenapa Apindo bertahan dengan kenaikan UMK 8,7 persen dan mendukung PP 78? Mohon DPRDSU membantu dengan memberi tekanan ke Apindo Sumut dan Kadisnaker Sumut yang tidak berpihak kepada rakyat," cetus Usaha Tarigan.

    Pelanggaran Outsourching


    Pada sisi lain, dia membeberkan pula pelanggaran sistem outsourching (pekerja kontrak) yang sangat merajalela. Tarigan menyebut, hampir semua perusahaan di Sumut mempekerjakan tenaga outsourching milik OKP tertentu. Sehingga buruh/pekerja tidak berani lagi menuntut hak bahkan niat untuk berserikat. "Masih masuk kerja saja kami sudah dipelototi OKP. Sampai sekarang Pak Bukit Tambunan selaku Kadisnaker Sumut membuat kebijakan outsourching sesuka hati. Banyak rekomendasi kab/kota agar outsourcing dicabut tapi selalu mentah. Disnaker Sumut itu tidak ada manfaatnya membela buruh/pekerja," cetus Tarigan dengan nada tinggi.


    Selang 10 menit berorasi, anggota DPRDSU Eveready Sitorus, Ramses Simbolon dan B Moktar menemui pengunjukrasa. Didampingi Kabag Inpro DPRDSU Benny Miraldy, SE, MSP dan Kasubag Yanmas Rospita Pandiangan, SE, ke-3 legislator mengajak 20 perwakilan massa dialog ke gedung Dewan. "Ayo kita bicara di dalam. Implementasinya harus institusi DPRDSU. Kalo untuk kesejahteraan buruh kami pasti dukung. Siapa yang terkait akan kita panggil untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP)," janji Ramses. Tatkala diskusi di ruang Banmus DPRDSU, Ramses memastikan mendukung SK Gubsu tentang UMK. "SK Gubsu wajib dilaksanakan dulu. Kita segera undang para pihak menghadiri RDP. Kadisnaker Sumut harus hadir," tutup Ramses sekira pukul 12.40 WIB. Aksi massa buruh tersebut mengakibatkan ruas Jalan Imam Bonjol depan gedung DPRDSU ditutup polisi selama 2 jam. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER