Minggu

17 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 31 Desember 2016 | 00:19 WIB

    Telah dibaca 589 kali

    Siswa SMA itu Berkeliling Jualan Kue, Tekadnya Mandiri & Bantu Orangtua

    Budiman Pardede
    M Akbar saat jualan kue berkeliling di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa siang (20/12/2016). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    NAMANYA M Akbar. Lahir di Medan 28 April 2000. Kendati masih belia, toh Akbar sudah 3 tahun memutuskan berjualan kue keliling usai keluar sekolah. Tekadnya cuma ingin mandiri dan membantu beban orangtua.

     

    Awalnya Akbar menolak diwawancarai. Maklum, selain tidak menyangka akan ditanya wartawan saat berjualan kue di ruang Inpro Sekretariat DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, usia relatif muda mungkin saja membuatnya malu berinteraksi dengan orang asing. Namun warga Jalan Asrama Bumi Asih Blok D No 55 Kel Dwikora Kec Medan Helvetia itu akhirnya tak mampu menolak. "Aku mau mandiri dan bantu-bantu orangtua Bang. Pulang sekolah jualan kue buatan mamak dan buatan orang lain," ucap Akbar pelan, mengawali percakapan dengan www.MartabeSumut.com, Selasa (20/12/2016) pukul 11.00 WIB.

    Tiap Hari Jualan Kue


    Anak ke 4 dari 4 bersaudara iini menjelaskan, bapaknya kerja pada salah satu bengkel mobil di kawasan Krakatau. Sementara sang ibu di rumah membuat kue untuk dijual. Menurut pelajar Kelas I SMA Persit II Jalan Gaperta Medan ini, dagangan yang dijual diantaranya kue bawang, kue ubi ungu wijen, kue kentang keju, kue jagung, kue brokoli dan kue keju goreng. Harganya berkisar Rp. 12 ribu hingga Rp. 13 ribu. "Aku sekolah pagi, pulang jam 1 siang. Lalu makan di rumah dan jam 2 siang jualan sampai pukul 5 sore," terang Akbar, seraya menambahkan, tiap hari membawa 2 pelastik besar berisi 60 bungkus kue yang berasal dari ibunya dan diambil dari orang lain. Sejak kapan jualan kue dan apa pendapat orangtua? Buah kasih M Arifin (58) dan Herlina Arsyad (52) tersebut mengaku sudah berjualan kue ketika duduk dibangku kelas II SMP. Sedangkan orangtua disebutnya tidak melarang sepanjang kewajiban sekolah tetap nomor satu. "Aku mau mandiri Bang. Senang bisa bantu-bantu orangtua. Aku tidak digaji orangtua tapi sekali seminggu diberi jajan Rp. 130 ribu. Uang aku pakai seperlunya. Kalo ada sisa ditabung," katanya.


    Bila banyak mendapat uang tip dari pembeli, Akbar pun menyatakan menyisihkan untuk infak mesjid. Dia membeberkan, rute berjualan sehari-hari ke kantor DPRD Sumut, kantor Walikota Medan, kantor Bank Mandiri, kantor Bank BRI, kantor Gubsu hingga beberapa kantor swasta lain. Percakapan terhenti sejenak. Kabag Inpro DPRD Sumut Dra Nuraini, MSP dan Kasubag Hamdan Rifai G, SH ikut terenyuh mendengar dari jarak 2-5 Meter. Serius mengamati bocah tergolong kurus itu tatkala menjawab pertanyaan demi pertanyaan. Lalu, bagaimana prestasi sekolah ? Akbar justru jelalatan memandangi beberapa staf PNS/honor yang sedari awal "nguping" suasana wawancara. Sembari meremas erat 2 pelastik besar berisi beberapa bungkus kue, Akbar memastikan sekolahnya tidak ketinggalan. Bagi dia, hingga kini nilai rata-rata rapor mencapai 7,5. "Sekolah tidak terganggu Bang. Alhamdulillah kue juga selalu habis terjual atau sisa 2 bungkus," tutup remaja yang bercita-cita masuk Akpol tersebut. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Siswa SMA itu Berkeliling Jualan Kue, Tekadnya Mandiri & Bantu Orangtua'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER