Sabtu

23 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 4 November 2016 | 05:28 WIB

    Telah dibaca 901 kali

    Hentikan Issu Begu Ganjang itu..!

    Budiman Pardede
    Atas : Janter Sirait (kiri), Januari Siregar (kanan). Bawah: Juliski Simorangkir (kiri) dan Robi Agusman Harahap. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Janter Sirait, SE (Golkar), Dr Januari Siregar, SH, MHum (PKPI), Ir Juliski Simorangkir, MM (PKPI) dan Robi Agusman Harahap, SH (PKPI) prihatin. Pasalnya, issu begu ganjang (hantu tinggi-Red) kembali memunculkan aksi brutal massa dengan membakar rumah Ponis Perangin-angin di Jalan Farel Pasaribu Lapangan Bola Bawah Kel Pardamean Kec Siantar Marihat Kota Pematang Siantar, Rabu (2/11/2016) sekira pukul 01.00 WIB.

     

    Dikonfirmasi www.MartabeSumut.com terpisah melalui saluran telepon, Kamis siang (3/11/2016), ke-4 legislator sepakat mengutuk aksi main hakim sendiri dan menyerukan penghentian issu begu ganjang. Janter Sirait, misalnya. Wakil rakyat asal Dapil Sumut X Kota Pematang Siantar dan Kab Simalungun ini meminta warga Siantar tidak mudah terprovokasi terhadap sesuatu yang belum bisa dipertanggungjawabkan. "Ada gak mereka melihat begu ganjang? Kan gak ada bukti," heran Janter. Dia berharap, 5 tokoh etnis Batak dan rohaniawan sebaiknya merapatkan barisan untuk memberi pencerahan kepada warga. "Kita imbau masyarakat jangan mudah terpancing. Hentikan issu begu ganjang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," cetus Janter, seraya menyatakan berdekatan rumah dengan korban Ponis Perangin-angin.

    Tangkap Semua Pelaku


    Hal senada disampaikan Januari Siregar. Bagi dia, apa yang dilakukan para pelaku tidak bisa ditolerir karena merupakan tindak kriminal. "Polisi saya imbau serius memproses. Tangkap semua pelaku yang terlibat membakar rumah," katanya, sambil memastikan tidak ada begu ganjang. Ahli hukum itu juga menggugah tokoh agama dan tokoh adat agar terus mensosialisasikan penghentian issu menyesatkan tersebut. "Masyarakat kita rentan terprovokasi akibat dekadensi moral," terang Dr Januari. Sementara Juliski Simorangkir menilai, issu begu ganjang sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang berperilaku iri, dengki, cemburu dan tidak senang pada orang lain. "Jangan mau terpancing main hakim sendiri. Kasus ini sering terjadi di Tapanuli. Teknologi sudah maju kok masih percaya mistis," sesal Juliski. Sedangkan Robi Agusman Harahap berpendapat, issu begu ganjang cuma mitos yang dipakai orang-orang sesat untuk melampiaskan niat buruk pada orang lain. "Saya rasa awalnya masalah pribadi. Lalu menghasut warga supaya anarkis. Perlu ketegasan aparat hukum, tokoh adat dan tokoh agama dalam menyadarkan masyarakat," ingat Robi. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Hentikan Issu Begu Ganjang itu..!'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER