Senin

27 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 17 Agustus 2016 | 00:16 WIB

    Telah dibaca 707 kali

    Satelit Modis Pantau 482 Hot Spot Karhutla, di Sumut Terdeteksi 5 Titik Panas

    Dekson H
    Aktivitas pembakaran hutan dan lahan mengakibatkan bencana asap melanda beberapa daerah di Indonesia. (Courtesy Google)

    www.MartabeSumut.com, Medan



    Hotspot atau titik panas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus meningkat dalam seminggu terakhir. Satelit Modis dengan sensor Terra dan Aqua milik NASA telah mendeteksi 482 hotspot di wilayah Indonesia pada Selasa sore (16/8/2016).Di Provinsi Sumatera (Sumut) sendiri terpantau 5 ttik api.

     

    Sebelumnya, terdapat 202 hostpot pada Senin (15/8/2016). Peningkatan umlah hot spot ini sebagian besar terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan analisis dari Lapan 482 hotspot tersebut merupakan akumulasi dari 297 hotspot dengan tingkat kepercayaan Sedang (30 - 79%) dan 185 hotspot dengan tingkat kepercayaan Tinggi (80 - 100 %). "Tingkat kepercayaan Sedang berarti ada potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan berdasarkan temperatur permukaan yang dideteksi sensor satelit. Sedangkan tingkat kepercayaan Tinggi berarti titik api yang sedang membakar material di permukaan," terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Pers yang diterima www.MartabeSumut.com, Selasa malam (16/8/2016),

     

    Sebaran 297 Hot Spot

     

    Menurut Sutopo, sebaran 297 hot spot dengan tingkat kepercayaan Sedang ada 2 di Jambi 2, Jawa Timur 3, Kalimantan Barat 178, Kalimantan Tengah 2, Kalimantan Timur 3, Kep. Babel 10, Aceh 3, NTT 30, Papua 7, Papua Barat 2, Riau 43, Sulawesi Selatan 1, Sulawesi Tengah 1, Sulawesi Tenggara 1, Sulawesi Utara 2, Sumatera Selatan 4 dan Sumatera Utara 5. Untuk sebaran 185 hotspot dengan tingkat kepercayaan Tinggi adalah Kalimantan Barat  125, Kalimantan Tengah 1, Kep. Babel 6, NTT 8, Papua 8, Riau 32, Sumatera Selatan 1, Sumatera Utara 2 dan Undefined 1. Dari tolah 482 hos tpot tersebut, lanjutnya, terdapat 303 hot spot di Kalimantan Barat. "Sebaran hot spot di Kalimantan Barat cukup merata. Pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian dengan cara membakar merupakan penyebab utama dari meningkatnya jumlah hot spot tersebut," tegas Sutopo.


    Upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan disebutnya terus dilakukan Tim Satgas Gabungan. BNPB telah mengerahkan 7 helikopter water bombing, 2 pesawat water bombing dan 2 pesawat hujan buatan. "BNPB sedang mempersiapkan mengirimkan 4 helikopter water bombing ke Jambi dan Kalimantan Barat. Dimana masing-masing provinsi 2 heli water bombing. Selain itu juga menambah pesawat untuk hujan buatan di Kalimantan," ungkapnya. Di Riau, imbuh Sutopo lebih jauh, helicopter dan pesawat water bombing telah menjatuhkan air 17,9 juta air untuk memadamkan api kebakaran hutan dan lahan. Hujan buatan dengan 35 ton garam juga sudah ditaburkan ke dalam awan-awan potensial di Riau dan 61,06 ton di Sumatera Selatan. Dia menduga, Agustus hingga Oktober adalah masa kritis dari kebakaran hutan dan lahan karena pada periode itulah puncak musim kemarau. "Patroli dan pencegahan perlu ditingkatkan agar hot spot tidak terus bertambah. Aparat gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, Masyarakat Peduli Api dan relawan melakukan upaya pencegahan/pemadaman kebakaran hutan dan lahan," tutup Sutopo. (MS/DEKS)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Satelit Modis Pantau 482 Hot Spot Karhutla, di Sumut Terdeteksi 5 Titik Panas '


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER