Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 14 Juni 2016 | 01:18 WIB

    Telah dibaca 1559 kali

    Komisi A DPRDSU Fernando Simanjuntak: Bongkar Sindikat Oknum Poldasu Pembocor Ujian Masuk Polri

    Budiman Pardede
    Anggota Komisi A DPRDSU FL Fernando Simanjuntak, SH, MH, saat ditemui di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (13/6/2016). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) FL Fernando Simanjuntak, SH, MH, tak habis fikir. Menyesalkan perilaku tidak terpuji 5 oknum Polri Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) yang membocorkan soal-soal ujian calon siswa (Casis) anggota Polri. Terungkapnya permainan curang 5 anggota Poldasu pada Jumat (10/6/2016), itu diapresiasi Fernando sebagai pintu masuk membongkar kasus serupa yang kemungkinan belum tersentuh.

     

    "Kita sesalkan sikap 5 oknum Poldasu. Saya minta dibongkar sindikat polisi yang sengaja membocorkan ujian masuk Polri melalui jaringan media sosial Line," cetus Fernando, saat diwawancarai www.MartabeSumut.com, Senin siang (13/6/2016) di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan. Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, penerimaan calon polisi harusnya dilakukan panitia secara bersih dan transparan dengan konsepsi menjaring tunas muda berpotensi serta sesuai fakta kemampuan. Dalam artian, imbuh legislator membidangi hukum/pemerintahan tersebu, menjadi sangat disayangkan ketika beberapa oknum Poldasu justru bermain mengambil keuntungan saat proses rekrutmen berjalan. Ketika itu dilakukan, Fernando yakin kalau negara cuma menjaring polisi palsu bersifat kuantitas dan bukan kualitas. "Kita imbau Kapoldasu memperbaiki keadaan memalukan ini. Rekrutmen polisi wajib mencerminkan keadilan, keterbukaan, tidak curang dan tanpa diskriminasi," ingatnya.

     

    Pada sisi lain, wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut IX Kab Taput, Kab Tobasa, Kab Humbahas, Kab Samosir, Kab Tapteng dan Kota Sibolga itu pun mempercayai bahwa keberadaan panitia rekrutmen polisi selama ini belum kompeten. Sebab kuat kemungkinan baru 1 kasus yang terungkap sementara kasus lain banyak mengendap tak terangkat ke permukaan. Makanya, kedepan, Fernando menyarankan Kapoldasu memilih panitia yang lebih baik dan punya idialisme melahirkan polisi-polisi berkualitas. "Kita serahkan kepada Kapoldasu apa tindakan untuk para pelaku. Yang pasti harus diberi sanksi tegas," imbaunya. Fernando berharap, rekrutmen polisi yang bersih niscaya akan memupus lahirnya oknum-oknum polisi yang kurang profesional, berperilaku tidak terpuji, emosional terhadap senjata api, bunuh diri, aksi kejahatan hingga terlibat Narkoba. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Komisi A DPRDSU Fernando Simanjuntak: Bongkar Sindikat Oknum Poldasu Pembocor Ujian Masuk Polri'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER