Kamis

21 Mar 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 25 Juni 2012 | 18:18 WIB

    Telah dibaca 1707 kali

    Anggota DPRDSU Iman B Nasution: Saatnya Medan Mekar dan Dipimpin 2 Kepala Daerah

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU Iman B Nasution, SE. (Foto: MartabeSumut).

    Walikota Medan Dinilai Kurang Peduli dengan Medan Utara

     

    MartabeSumut, Medan



    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Iman B Nasution, SE, menilai Walikota Medan Rahudman Harahap kurang mempedulikan pembangunan di Kec Medan Utara. Hal itu disebut Iman didasari berbagai persoalan kesejahteraan rakyat, fasilitas dan infrastruktur publik yang terkesan diabaikan kurun waktu panjang. "Lihat saja buktinya pada infrastruktur pendidikan, kesehatan, permukiman warga yang kumuh dan kacaunya kondisi pasar-pasar. Walikota Medan itu tidak peduli sama sekali," cetus Iman kepada MartabeSumut, Senin siang (25/6) di ruang kerjanya Lt III DPRDSU.


    Sebagai anggota DPRDSU dari Dapil I Medan, Iman mengaku menyerap berbagai persoalan rakyat di Medan Utara tatkala melakukan Reses sejak 29 Mei - 2 Juni 2012 lalu. Menurut Iman, apa yang dikeluhkan warga Medan Utara jelas-jelas menorehkan luka teramat dalam. "Rumah warga memprihatinkan, fasilitas kesehatan semisal rumah sakit sangat minim, jalan-jalan publik kupak-kapik, kenaikan pajak PBB juga mencekik leher dan kondisi pasar yang dikelola PD Pasar Medan justru porak poranda. Kenapa APBD Medan tidak memperhatikan fakta miris wilayah berpenduduk nomor 2 terbesar di Medan itu? Sedangkan 70% PAD Kota Medan bersumber dari Medan Utara," sesal anggota Komisi C tersebut.




    Medan 2 Kepala Daerah

     

    Pada sisi lain, Iman berkeyakinan, ketidakpedulian Walikota Medan besar kemungkinan dilatarbelakangi luasnya geogravis Medan sehingga berdampak negatif atas jangkauan pelayanan administrasi rakyat. Artinya, kata Iman, kalau 21 kecamatan yang ada di Medan tidak bisa lagi dikelola Walikota, ada baiknya dicarikan solusi dengan memekarkan Medan menjadi 2 wilayah. "Saya rasa Kota Medan kita ini sudah terlalu besar untuk dikelola Pak Rahudman. Buktinya dia tidak mampu memberi perhatian kepada rakyat di Medan Utara. Kota Medan ini harus dipimpin 2 kepala daerah dan Medan Utara salah satu wilayah yang pantas memiliki otoritas sendiri seperti di Pulau Jawa," usul Iman.


    Anggota Fraksi Gerindra Bulan Bintang Reformasi (GBBR) ini mengungkapkan, usulan pemekaran Medan Utara sudah pernah dilontarkan mantan Walikota Medan Baktiar Djafaar. Lalu pada tahun 2005 disampaikan Baktiar Djafaar lagi disebabkan tidak adanya perkembangan berarti menyangkut jangkauan perhatian Pemko Medan ke wilayah potensial Medan Utara. "Seingat saya sudah pernah tim dibentuk untuk memekarkan Kec Medan Utara tapi saya kurang tahu persis apakah mereka bekerja. Nah, sekarang ide Pak Baktiar Djafaar itu saya hidupkan lagi. Saatnya Medan dipimpin 2 kepala daerah. Bila ada 2 kepala daerah tentu akan membuat percepatan pembangunan semakin sinergi," terang Iman, sambil menambahkan, pembentukan Pos Samsat di Medan Utara saat ini adalah bukti betapa mendesaknya pemekaran Medan Utara menjadi daerah otonom.

     

    Dalam kesempatan terpisah, Kabag Humas Pemko Medan Budi Haryono menepis anggapan tidak peduli dan lemahnya perhatian Pemko Medan memajukan pembangunan di Medan Utara. "Jangan dibilang tak peduli dong. Saya rasa perhatian ada kok. Disana ada pembangunan Islamic Centre, wisata mangrove dan pembentukan kelompok masyarakat untuk penanaman hutan bakau. Yang jelas Pemko Medan peduli dengan semua kecamatan yang ada," ujar Budi kepada MartabeSumut, Senin sore (25/6) melalui ponselnya.Menyahuti soal pemekaran Medan menjadi 2 daerah, Budi menegaskan belum ada terdengar pemikiran Walikota Medan ke arah sana. "Setahu saya belum ada pemikiran Pak Wali ke arah itu. Tapi terimakasih, semua masukan Anda ini akan saya teruskan ke Pak Wali nanti ya," tutup Budi. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Anggota DPRDSU Iman B Nasution: Saatnya Medan Mekar dan Dipimpin 2 Kepala Daerah'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER