Jumat

24 Nov 2017

Pengunjung Hari Ini : 1.975,   Bulan Ini : 94.787
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 8 April 2016 | 00:53 WIB

    Telah dibaca 12673 kali

    Ini Sosok AKBP Dr Maruli Siahaan, SH, MH, Wadir Krimsus Polda Sumut: Keluarga & Tugas Prioritas

    Budiman Pardede
    AKBP Dr Maruli Siahaan (kiri) dan Jurnalis MartabeSumut.com Budiman Pardede, S.Sos usai wawancara khusus, Kamis sore (7/4/2016) di Polda Sumut. (Foto : www.MartabeSumut.com)

    KENDATI sehari-hari terlihat sibuk dan sempat tugas di luar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) selama 10 tahun, toh Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda Sumut AKBP Dr Maruli Siahaan, SH, MH, mampu menomorsatukan keluarga dan tugas. Tak pernah menomorduakan keduanya apalagi mengabaikan. Bagi dia, semua disiasati melalui skala prioritas.

    Selain dikenal sebagai pribadi ramah, Maruli Siahaan juga bukan tipikal tertutup. Buktinya, konfirmasi pertemuan yang disampaikan Jurnalis www.MartabeSumut.com Budiman Pardede, S.Sos melalui saluran telepon pada Kamis (7/4/2016) pukul 12.00 WIB, langsung dipenuhi pukul 14.30 WIB tanpa belitan birokrasi. Berbalut kemeja putih lengan pendek dan celana jeans hitam, sosok matang sebuah kepribadian tercermin siang itu. Tak ada kesan kaku saat bertandang ke ruang kerja Maruli Siahaan di Direktorat Krimsus Polda Sumut Jalan Tanjung Morawa Medan. "Silahkan masuk, apa kabar? Apa kira-kira yang bisa saya bantu," sapa Maruli Siahaan elegan, mengawali percakapan bersama Jurnalis www.MartabeSumut.com Budiman Pardede, S.Sos.

    Jujur saja, mencermati sikap familiar yang ditampilkan Maruli Siahaan, memunculkan kagum kepada pria berperawakan 167 Cm dan berat 76 Kg tersebut. Dengan sambutan akrab yang tidak dibuat-buat, Maruli pun menuturkan aktivitas di dunia kepolisian kurun 10 tahun melanglang tugas di berbagai daerah. "Saya hanya bagian kecil di Polda Sumut dan Polri. Walau demikian, tiap tuntutan tugas selalu saya optimalkan dengan prioritas," tegas pemakai sepatu berukuran 41 itu merendah. Menariknya lagi, usai mempertontonkan bahasa tubuh dan logat sederhana, Maruli Siahaan bisa menjelaskan strateginya dalam mengkombinasikan rutinitas kewajiban untuk keluarga maupun dinas. Menurut dia, tugas-tugas yang masuk di Krimsus Polda Sumut bukanlah tergolong enteng. Melainkan didominasi kasus-kasus tertentu yang mengharuskan penanganan khusus. Jadi tak heran, kondisi tersebut kerap memposisikan Maruli Siahaan harus sigap dan cepat. Pasalnya, terang dia, perilaku dan pelayanan tinggi dari kepolisian belum tentu berterima baik bila kesadaran publik dan hukum masyarakat masih rendah. "Di Jawa dan daerah lain saya melihat ada kesadaran hukum/pubik tinggi menghargai hak-hak orang lain. Kita harap di Medan dan penjuru Sumut bisa semakin baik. Kami di satuan Krimsus Polda Sumut dituntut mampu menerjemahkan keadaan yang tergolong unik di Medan dan Sumut," aku Maruli Siahaan diplomatis.

    Masa Kecil


    Dilahirkan di Sibrorongborong 3 April 1961, Maruli Siahaan adalah putra ke-6 dari 9 bersaudara. Masa-masa kecil penuh kenangan dilaluinya di daerah itu. "Saya sekolah di SD Lobu Siregar dan ST Siborongborong," kenang Maruli Siahaan. Belasan tahun berada di tempat kelahiran, buah pernikahan M Siahaan (Alm) dan N Sihombing (Alm) ini mencoba mengadu peruntungan. Tahun 1979 Maruli Siahaan memutar haluan dan hijrah ke Kota Medan. Dia melanjutkan jenjang pendidikan ke sekolah kejuruan STM Negeri II. Sukses menuntaskan studi kurun waktu 3 tahun, Maruli Siahaan menguji nasib lagi. Alternatif Sekolah Calon Bintara (Secaba) Polri menjadi pilihan yang diputuskan saat itu. Hasilnya ? Wah, ternyata tidak membuat gigit jari. "Dewi Fortuna" mengabulkan keinginan Maruli Siahaan. Melalui atribut awal "bengkok kuning satu" pangkat Sersan Dua (Serda), Maruli Siahaan resmi memulai debut karir sedari tahun 1982.


    Menimba Ilmu


    Puaskah Maruli Siahaan sebatas jadi aparat polisi? Ooopssss, tunggu dulu. Lima tahun mengabdi dalam tugas, rupanya menyisakan hasrat menimba ilmu lebih tinggi lagi. Diam-diam Maruli Siahaan memperkaya pengetahuan di Fakultas Hukum Universitas Darma Agung (UDA) Medan dan meraih gelar Sarjana Hukum (SH) tahun 1987. Dari pendidikan S1, Maruli Siahaan kembali menuntaskan pendidikan S2 dari Universitas Jaya Baya jurusan Hukum Bisnis (MH) pada tahun 2008. Lalu tahun 2014 dia kembali berbangga hati lantaran gelar Doktor (S3) bidang Administrasi Publik diraih dari Universitas Brawijaya Malang. Pun sebenarnya, 3 celah luang pendidikan yang ditimba terkondisi rapat dengan aktivitas kedinasan. Kini, sebagai salah satu pejabat penting di Polda Sumut, laki-laki yang tampak lebih muda dari usianya itu mencoba maksimal melayani rakyat. Dijelaskan Maruli Siahaan, permasalahan yang datang ke Direktorat Krimsus Polda Sumut ibarat perintah merdu yang kerap berkumandang. "Polri patut mengetahui keberadaan dan keluh kesah masyarakat. Tiap laporan yang ada, wajib diselesaikan cepat," tegas pria yang suka mengisi waktu luang dengan membaca dan berolahraga.


    Betah Keragaman Aktivitas


    Sepintas mengamati, Maruli Siahaan terlihat betah dengan keragaman aktivitas. Diantaranya bergelut pada kemajemukan institusi, wartawan hingga lapisan masyarakat. Hal ini bisa dibuktikan tatkala ruang kerjanya sejak di Poltabes Medan dulu hingga sekarang di Direktorat Krimsus Polda Sumut, itu kerap dipenuhi lalulintas tamu bahkan staf. Namun Maruli tetap saja Maruli. Namanya saja bermakna "pembawa keindahan" dalam bahasa Batak. Tampil santai dan tenang namun jeli mengamati situasi berkembang alias "low profile". Mungkin pembawaan itu pula yang menguatkan eksistensi suami Betty Simanjuntak ini untuk diberi acungan jempol. Bukan apa-apa, rutinitas yang rentan permasalahan tugas, justru dilakoni ibarat air tak beriak. "Ah, biasa aja kok. Saya hanya belajar menyenangi pekerjaan. Kemudian hidup dengan cara tepat," singkap bapak dari Jimson Andre (27/Lettu (AD) Batalyon Infanteri Poso), Dedy Surya Putra (25/Lettu (AU) Paspampres Grup B), Triboy Alvin (20/Brigadir Taruna Akpol Semarang yang bakal tamat Juli 2016) dan Feri Kristianto (18/Sersan Tingkat I (AD) Pendidikan Magelang).


    Kira-kira, masih adakah obsesi Anda yang belum tercapai ? Pemakai parfum "Christian Dior" itu diam sejenak. Sembari menandatangani beberapa surat yang dibawa stafnya, laki-laki berkulit sawo matang tersebut meyakini semua urusan pribadi, tugas dan keluarga diserahkan kepada Tuhan. Sebagai orang beragama, kata Maruli, bertekun dalam doa merupakan nadi untuk mengawal hari-hari bersama keluarga bahkan panggilan tugas negara. Dekat sama keluarga disebutnya prioritas utama disela-sela kedinasan yang akan menuju pensiun sekira 3 tahun 6 bulan kedepan. "Keluarga dan tugas tetap prioritas saya. Mau tak mau, suka tak suka, 75 persen konstentrasi saya tersita di pekerjaan. Semuanya merupakan tuntutan dinas yang semenjak dini saya lakoni dan tak mungkin hindari. Saya selalu berdoa kepada Tuhan agar diberi kesehatan, keharmonisan keluarga serta kebijakan menjalankan pengabdian tugas," tutup AKBP Dr Maruli SIahaan, SH, MH diakhir percakapapan pada pukul 15.45 WIB. Kalo gitu, selamat bertugas kembali di Medan Dansui..! (BUDIMAN PARDEDE)


    Perjalanan Karir AKBP Dr Maruli Siahaan, SH, MH



    1. Tahun 1982 masuk Bintara Polri dan merintis karir pada bidang Diskomlek Poldasu (6 tahun)
    2. Tahun 1983 Dikjurba Komlek Bandung
    3. Tahun 1986 Dikjurba Serse Bogor
    4. Tahun 1988 bertugas di Polsek Deli Tua (6 bulan)
    5. Tahun 1988 bertugas di Polsek Medan Baru (6 bulan)
    6. Tahun 1989 Resum Poltabes Medan Sekitarnya (6 bulan)
    7. Tahun 1990 Vice Control (VC) Poltabes Medan (8 bulan)
    8. Tahun 1991 Sekolah Secapa Sukabumi angkatan ke-19
    9. Tahun 1992 Kasubnit VC Poltabes Medan
    10. Tahun 1993 Pjs Kanit VC Poltabes Medan
    11. Tahun 1994 Perwira Dasar Serse
    12. Tahun 1994 - 2000 Kanit VC Poltabes Medan
    13. Tahun 1998 Perwira Lanjutan Serse
    14. Tahun 2000 Kapolsek Teladan
    15. Tahun 2001 Kapolsek Medan Baru
    16. Tahun 2002 Pjs Kasat Reskrim Poltabes Medan
    17. Tahun 2003 - 2005 Kasat Reskrim Poltabes Medan
    18. Tahun 2003 menerima Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun dari Kapolri
    19. Tahun 2004 menerima Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun dari Kapolri
    20. Tahun 2005 - 2006 Kaur Min Korwas Bareskrim Mabes Polri.
    21. Tahun 2006 BKO ke Poso Polda Sulsel (4 bulan).
    22. Awal 2007 Lemdiklat Bareskrim Polri (5 bulan).
    23. Pertengahan 2007 pindah ke Polda NTT (Kabag Bindiklat).
    24. Akhir 2007 Kasat I Direktorat Reserse Polda NTT
    25. Tahun 2008 pindah ke Polda Jatim (Kanit Dit Narkoba).
    26. Tahun 2009 meraih pangkat AKBP dan bertugas di Bidkum Polda Jatim.
    26. Tahun 2010 - 2014 Kasubdit Tipiter Krimsus Polda Jatim.
    27. Bulan Juni 2015 - sekarang dipromosi sebagai Wadir Krimsus Polda Sumut.


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER