Senin

22 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.149,   Bulan Ini : 59.820
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 31 Maret 2016 | 00:46 WIB

    Telah dibaca 672 kali

    Indonesia - Amerika Sepakat Tingkatkan Kerjasama Penanggulangan Bencana

    Dekson H
    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Washington DC 


    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Federal Emergency Management Agency (FEMA) sepakat meningkatkan kerjasama penanggulangan bencana. Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Deputi Administrator FEMA Timothy Manning menyetujui beberapa hal terkait penanggulangan bencana seusai pertemuan antar-delegasi BNPB dan FEMA di Kantor FEMA Washington DC, Selasa siang (29/3/2016).


    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Persnya kepada www.MartabeSumut.com, Rabu malam (30/3/2016) mengatakan, kerjasama yang disepakati antara lain menyangkut peningkatan kapasitas melalui pertukaran pakar dan praktisi penanggulangan bencana, sistem monitoring bencana, pelatihan dan saling tukar pengalaman. "FEMA, lembaga penanggulangan bencana Pemerintah Federal Amerika Serikat dibentuk sejak tahun 1979 dengan jumlah personel saat ini sekira 19 ribu dan didukung potensi nasional yang besar," kata Sutopo.

     

    Peran FEMA Hampir sama dengan BNPB


    Menurut Sutopo, BNPB dan FEMA memiliki peran yang hampir sama sebab bertanggungjawab mengkoordinasikan upaya bantuan pemerintah secara luas dalam penanggulangan bencana. FEMA disebutnya memiliki kewenangan untuk mendorong negara bagian dan daerah mengembangkan rencana kesiapsiagaan bencana yang komprehensif, mempersiapkan koordinasi antar-pemerintah yang lebih baik menghadapi bencana, mendorong penggunaan asuransi hingga memberikan program bantuan federal untuk kerugian akibat bencana.


    Sementara BNPB yang dibentuk Pemerintah Indonesia sejak tahun 2008 dengan jumlah personel sekira 500, lanjut Sutopo lagi, didukung sekira 500 BPBD di daerah. Sistem tersebut diakuinya mempunyai menajemen yang khas sesuai kondisi ke-Indonesia-an. "Ancaman bencana di Indonesia lebih rumit dan komplek dibanding negara Amerika," ujar Sutopo. FEMA juga dipastikan Sutopo telah mengakui keberadaan BNPB/BPBD dalam menangani berbagai bencana di Indonesia. Misalnya penanganan bencana tsunami Aceh, erupsi Gunung Merapi, gempa Sumatera Barat, erupsi Gunung Sinabung dan lain sebagainya sehingga jadi model bagi negara-negara lain. "Gotong royong dan modal kapital sosial masyarakat Indonesia yang kuat adalah nilai lebih yang dimiliki bangsa Indonesia," cetus Sutopo. (MS/DEKS)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER