Minggu

22 Jul 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.476,   Bulan Ini : 38.946
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 21 Maret 2016 | 00:46 WIB

    Telah dibaca 626 kali

    Banjir Bandang Tutup Akses Jalan Tembus Magelang - Boyolali, 1 Warga Tewas

    Dekson H
    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Boyolali

     

    Hujan deras di atas Gunung Merapi dan Merbabu, Jawa Tengah, menyebabkan banjir bandang di Dusun Sandenl dan Dusun Gratan Desa Wonolelo Kec Sawangan Kab Magelang, Jawa Tengah, Minggu (20/3/2016) pukul 14.45 WIB. Arus banjir membawa material lumpur menutup jalan tembus Magelang - Boyolali. Satu orang warga terseret banjir bandang sehingga meninggal dunia.

     

    "Korban atas nama Ibu Misem (70) warga Dusun Gratan Desa Wonolelo. Korban telah diserahkan ke keluarga korban oleh petugas. Satu orang luka ringan dan 2 orang trauma dengan kejadian tersebut," ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Persnya kepada www.MartabeSumut.com, Minggu malam (20/3/2016). Selain itu, lanjut Sutopo, 1 jembatan penghubung Dusun Gratan Desa Wonolelo dengan Dusun Citran Desa Jrakah Kecamatan Selo Kab Boyolali rusak berat karena dampak banjir bandang. BPBD, TNI, Polri, Damkar, Dinas PU, relawan bersama masyarakat disebutnya telah membersihkan material lumpur yang menutup jalan. "Pada pukul 20.30 WIB kondisi jalan sudah dapat dilalui kendaraan kembali," ujar Sutopo.

     

    Banjir Bandang Landa Garut

     

    Sementara itu, banjir bandang juga melanda Kampung Sukasar RT 04 RW 05 Desa Padaawas, Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut Jawa Barat pada Sabtu (19/3/2016) pukul 15.00 WIB. Menurut Sutopo,banjir bandang terjadi akibat luapan Sungai Cimanuk Hulu. Sebanyak 14 rumah terendam banjir hingga 1 Meter. Dua unit rumah rusak berat. BPBD Kab. Garut bersama Muspika setempat ikut melakukan evakuasi dan gotong royong untuk perbaikan rumah yang terdampak.


    Sutopo memperkirakan, curah hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi di beberapa daerah seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, sebagaian Sumatera bagian selatan hingga Papua. Potensi banjir, longsor dan puting beliung juga  tetap tinggi hingga awal April mendatang. "BMKG memprediksi awal musim kemarau 2016 di sebagian besar wilayah Indonesia terjadi pada bulan Mei dan Juni 2016," tutup Sutopo, sembari menambahkan, dari 283 Zona Musim (ZOM 65,8%) di Indonesia, paling awal terjadi bulan Februari 2016 sebanyak 4 ZOM dan paling akhir Oktober 2016 sebanyak 1 ZOM. (MS/DEKS)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER