Minggu

22 Jul 2018

Pengunjung Hari Ini : 1.495,   Bulan Ini : 38.966
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 14 Maret 2016 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 1297 kali

    Terima Parade Nusantara Sumut, Bupati Dairi Janji Hadiri Pelantikan Parade Nusantara Kab Dairi

    Budiman Pardede
    Rombongan Parade Nusantara Sumut berfoto bersama Bupati Dairi KRA Jhonny Sitohang Adinegoro, S.Sos, Jumat siang (11/3/2016) di kantor Bupai Dairi. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Sidikalang

     

    Bupati Kabupaten Dairi KRA Jhonny Sitohang Adinegoro, S.Sos, menerima audiensi rombongan Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat siang (11/3/2016) di ruang kerjanya kantor Bupati Dairi Jalan SM Raja Sidikalang. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi menyatakan siap menghadiri pelantikan pengurus Parade Nusantara Kab Dairi yang dijadwalkan 24 Maret 2016 di Sidikalang.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com yang ikut mendampingi audiensi Ketua Parade Nusantara Sumut Drs H Raudin Purba, MPdI, dan Ketua Parade Nusantara Kab Dairi Erikson Sihombing, pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung santai, akrab, penuh gelak tawa dan keterbukaan. Acara dimulai dengan perkenalan rombongan yang disampaikan Ketua Parade Nusantara Kab Dairi berikut agenda pelantikan fungsionaris Parade Nusantara Kab Dairi yang direncanakan 24 Maret 2016. Disusul penjelasan Ketua Parade Nusantara Sumut Drs H Raudin Purba, MPdi terkait profil Parade Nusantara dan berbagai program yang sedang dipersiapkan termasuk menjalin kerjasama dengan Bank BNI. "Kami Parade Nusantara bertekad membangun ekonomi kerakyatan dari pedesaan. Kami mendukung program pemerintah memajukan desa dengan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Mohon arahan Pak Bupati," ucap Raudin Purba, seraya mengabarkan, Ketua Presidium Pusat Parade Nusantara H Sudir Santoso, SH, MH, telah memberi "lampu hijau" untuk datang ke Kab Dairi sekaligus memberikan pencerahan-pencerahan kepada pengurus baru yang dilantik. Sementara kehadiran Kepala Unit Cabang Bank BNI Kab Dairi Suryadi dalam audiensi disebut Raudin Purba sebagai bagian tidak terpisahkan dari tindak lanjut MoU Parade Nusantara Pusat dan BNI Pusat beberapa waktu lalu di Jakarta.

     

    Pembangunan Harus dari Desa

     

    Menyahuti informasi dan rencana Parade Nusantara, Bupati Dairi KRA Jhonny Sitohang Adinegoro, S.Sos, memberikan apresiasi mendalam. Menurut Bupati, kemauan pembangunan harus dimulai dari desa. Sebab yang lemah saat ini adalah desa sehingga patut dikuatkan seperti rantai agar desa-desa semakin kokoh. "Kunjungan Parade Nusantara ini suatu kehormatan bagi saya. Dari desa-nya menghidupkan ekonomi perkotaan. Kalo desa hidup, maka perkotaan hidup. Kalo desa tak hidup, maka kota gak ada apa-apanya. Keinginan Parade Nusantara sama dengan visi/misi kami membawa Dairi lebih sejahtera kedepan," cetus Bupati, sembari berjanji akan hadir dalam pelantikan Parade Nusantara Kab Dairi di Sidikalang kelak.

     

    Didampingi Sekda Kab Dairi Sebastianus Tinambunan, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Johny Hutasoit dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Kaban Bapemmas) Pasder Berutu, Bupati KRA Jhonny Sitohang Adinegoro membeberkan 3 visi/misi Kab Dairi yang diterjemahkan dalam 3 pilar leading sector meliputi pertanian, pendidikan dan kesehatan. Artinya, singkap Bupati, pembangunan sektor lain di Kab Dairi diwajibkan mendorong dan menopang 3 pilar leading sector tersebut. "Kami bekerja untuk rakyat, itulah motto kami. Motto itu mengandung 2 essensi. Pertama, semua pelayan bukan untuk dilayani melainkan melayani. Kami bupati, para pejabat maupun unsur PNS adalah pelayan rakyat. Sampai jam 3 subuh saya masih menerima tamu. Asal tamu mau sabar menunggu, pasti saya layani," tegasnya. Bupati KRA Jhonny Sitohang Adinegoro melanjutkan, sampai saat ini bukan mustahil ada pembangunan di penjuru Tanah Air yang tidak berpihak kepada rakyat karena cenderung berorientasi pada kepentingan pribadi, keluarga bahkan kelompok. Bila pembangunan tidak bermanfaat bagi rakyat, Bupati KRA Jhonny Sitohang Adinegoro percaya tidak akan ada gunanya dan harus segera dihentikan. Bupati mencontohkan, bisa saja dirinya membangun tugu pribadi sampai ke langit setinggi 3 Km dengan memakai dana APBD. "Tapi apa itu perlu dan berdampak untuk rakyat gak? Namun sekecil apapun pembangunan, bila bisa menyentuh kepada kebutuhan rakyat, tentu akan berdampak terhadap kesejahteran umum. Hentikan pembangunan apapun bila tak bermanfaat bagi rakyat," ingatnya.

     

    Turun Menemui Rakyat 1 x 1 Bulan

     

    Bupati yang pernah 4 periode sebagai anggota DPRD Kab Dairi dan sudah 2 periode menjabat Bupati Kab Dairi, itu berkeyakinan, essensi kedua dari motto bekerja untuk rakyat diwujudnyatakan melalui aksi turun menemui rakyat ke desa-desa di penjuru Kab Dairi 1 kali dalam 1 bulan. Setiap hari Jumat atau Sabtu, ungkap Bupati KRA Jhonny Sitohang Adinegoro, pihaknya di Pemkab Dairi akan mengeksekusi semua kepentingan masyarakat dari lapangan. "Kami turun melihat persoalan rakyat," akunya memastikan. Bupati mengklaim, Pemkab Dairi telah membangun jalan di kantong-kantong produksi pertanian rakyat sepanjang 151 Km tanpa menggunakan uang negara/APBD tapi memakai dana swa-kelola daerah. "Sekali lagi, keinginan Parade Nusantara tidak jauh beda dengan keinginan kami. Masih banyak desa yang butuh rangsangan semisal perawatan jalan, kesejahteran warga lansia, persoalan pengangguran dan sebagainya. Ada dana ADD dari kabupaten dan provinsi yang dapat menjadi rangsangan warga seperti memelihara ayam. Ada pula Dana Desa (DD) bersumber dari pusat/APBN," ujar Bupati.


    Dairi 3 Iklim, Berpotensi untuk Semua Tanaman


    Pada sisi lain, Bupati KRA Jhonny Sitohang Adinegoro menjelaskan, semua tanaman dapat tumbuh subur di Dairi lantaran 3 iklim yang kerap dihadapai. Diantaranya iklim tropis pada daerah ketinggian kurang dari 500 Meter dpl, iklim sub tropis pada daerah ketinggian antara 500-1.000 Meter dpl dan iklim dingin pada daerah ketinggian di atas 1.000 Meter dpl. Ke-3 iklim yang menyuburkan tanah Dairi itu dipastikannya sangat mendukung pelestarian tanaman jenis apapun. "Jadi tidak ada alasan bagi warga Dairi mengatakan dirinya miskin. Asal dia mau berkerja, dia pasti sejahtera. Kita harap Parade Nusantara ikut merangsang rakyat. Lakukan program yang mudah dicerna. Tak usah muluk-muluk menanam 1 miliar pohon. Mudah dijangkau, kecil saja namun bermanfaat bagi rakyat. Progam kecil asal bisa menyentuh masyarakat luas," pinta Bupati, sambil mengungkapkan kebanggaannya atas keberadaan pusat jajanan, makanan khas, pusat budaya dan kerajinan bahkan cenderamata di Dairi. "Selain memiliki potensi wisata iman, dalam waktu dekat Kab Dairi juga bakal mempunyai kawasan wisata baru bernama Taman Firdaus yang diperkirakan rampung dibangun pada Oktober 2016," sambung Bupati lagi.

     

    Menyinggung potensi pertanian selain kopi Sidikalang, Bupati KRA Jhonny Sitohang Adinegoro langsung mempromosikan tanaman jeruk manis Dairi yang berkelas eksport. Saat ini, timpal Bupati lebih jauh, tanaman jeruk manis warga sedang diserang hama lalat buah. Dia menyebut, bulan April 2016 pihaknya akan bergotong-royong menyerang hama lalat buah. Sebab hama lalat buah sudah hampir setahun menyerang tanaman jeruk. Bagi Bupati, asal muasal lalat buah masih diteliti seksama. Apakah dikarenakan sabotase pupuk dan pestisida oplosan yang diselundupkan kepada petani, atau ada unsur kelalaian. Bupati pun mengimbau petani Dairi membeli pupuk dan pestisida sesuai anjuran yang disarankan pemerintah. "Kemauan membangun itu harus dimulai dari desa. Mari kita sama-sama membangun desa. Mudah-mudahan bila acara Parade Nusantara tidak dilakukan hari Jumat atau Sabtu, saya akan datang," tutup Bupati Dairi diplomatis sekira pukul 11.30 WIB. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER