Senin

22 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 1 Oktober 2015 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 977 kali

    Ditolak Sidak ke PKS, Komisi B DPRDSU Sental Manajemen PT MAS Bandar Tinggi Simalungun

    Budiman Pardede
    Komisi B DPRDSU menggelar RDP bersama PT MAS, Disperindag Sumut dan UPT Siantar, Rabu pagi (30/9/2015) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Pasca-ditolak saat Sidak (inspeksi mendadak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Mitra Agung Sawitsejati (MAS) di Bandar Tinggi Kab Simalungun pada 28 Agustus 2015, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) akhirnya meluapkan kekesalan kepada manajemen PT MAS, Rabu (30/9/2015) pukul 10.30 WIB di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Beberapa manajemen PT MAS yang hadir langsung disental (kecam) Komisi B DPRDSU dengan segudang pertanyaan.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com di lokasi, kehadiran manajemen PT MAS ke gedung Dewan merupakan undangan Komisi B DPRDSU untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP). Selain PT MAS, hadir pula perwakilan Disperindag Sumut dan UPT Meterologi Pematang Siantar. Agenda RDP membahas standard operasional prosedur (SOP) PKS tatkala menerima pasokan tandan buah segar (TBS) sawit sekaligus menelisik validitas alat ukur timbang (Terra) serta pola penimbangan. RDP sendiri dipimpin Wakil Ketua Komisi B DPRDSU Ikrimah Hamidy, ST, MSi, dan dihadiri anggota Komisi B Wasner Sianturi.

     

    Wasner Kesal

     

    Ketika mendapat kesempatan bicara, Wasner Sianturi langsung mengungkapkan kekesalan mendalam. PT MAS di Bandar Tinggi Simalungun dianggapnya arogan karena tidak menghargai Sidak Komisi B DPRDSU. "Waktu kami Sidak pada 28 Agustus 2015, ada penolakan dilakukan Kepala Satpam bernama Suparman. Padahal yang mau kita lihat alat Terra PKS menimbang sawit. Komandan Satpam PKS PT MAS sangat berkuasa di sana. Kami menjalankan tugas negara namun ditolaknya. Kita sudah lakukan di Asahan, Tapteng dan Sergai. Di Simalungun kok berkuasa penuh dia saya lihat," sesal Wasner. Politisi PDIP ini melanjutkan, kuat dugaan PT MAS menyembunyikan sesuatu yang tidak beres di areal PKS. "Kita jadi curiga ada apa di PKS PT MAS ? Jangan permainkan timbangan sawit. Perusahaan harus menghargai tugas DPRDSU. Tinjau itu Komandan Satpam yang arogan," sental Wasner dengan nada tinggi.

     

    Tamu Wajib Lapor


    S Purba, Humas PT MAS tampak terdiam. "Kami minta maaf. Semua tamu memang wajib lapor dan isi buku tamu. Mungkin ada yang tidak isi buku tamu," tepis Purba. Tanggapan Purba membuat Wasner naik pitam. "Jangan belok-belokkan fakta. Kami tidak pernah menolak isi buku tamu. Kami sudah punya surat tugas berisi 12 nama Komisi B DPRDSU. Kami sengaja agak sore datang karena saat itu masuk TBS. Jadi kerja kami tidak gelap melainkan Sidak," tegas Wasner. S Purba kembali menyahuti. Menurut dia, manajemen sangat sadar dengan kekeliruan di lapangan yang dilakukan Komandan Satpam bernama Suparman. "Kalo besok-besok Sidak tolong kabari saja Pak," ucapnya bersahabat. Namun Wasner langsung angkat bicara dengan intonasi suara semakin tinggi. "Sidak masak telepon-telepon ? Gimana sih Anda ! Gak rugi kalian santun atau beretika jadi manusia. Kami 12 orang anggota Komisi B DPRDSU resmi datang bertugas ke sana. Ini contoh PKS yang luar biasa arogannya," cetus Wasner.

     

    Minta Maaf

     

    Kepala Humas PT MAS, Manik, yang sedari awal mendengar sentalan-sentalan Wasner, akhirnya ikut buka suara. "Mohon maaf Pak Anturi, ada yang keseleo dilakukan Satpam kami di PKS," akunya. Wasner menanggapi, niat baik Komisi B DPRDSU telah dilayani sikap arogan Satpam PKS PT MAS. "Saya Sianturi, bukan Anturi ya. Pensiunkan saja Satpam kalian itu. Siapa namanya tadi, Superman ya," sindir Wasner. UPT Meterologi Pematang Siantar Rustam Panjaitan juga mengaku kesal dengan sikap PT MAS. "Kami kecewa dengan pola penerimaan tamu yang diterapkan PT MAS. Masak kami bersama Komisi B DPRDSU ditolak Satpam," herannya. Pimpinan RDP Ikrimah Hamidy memastikan, suasana kebatinan yang dirasakan Wasner Sianturi bersama 11 anggota Komisi B dan beberapa Staf Komisi B memang sangat dalam ketika ditolak Sidak oleh Satpam PT MAS. "Buat saja surat permohonan maaf," imbaunya kepada manajemen PT MAS. RDP pun dilanjutkan dengan membahas SOP penimbangan sawit di PKS PT MAS. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Ditolak Sidak ke PKS, Komisi B DPRDSU Sental Manajemen PT MAS Bandar Tinggi Simalungun'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER