Senin

22 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 24 September 2015 | 13:46 WIB

    Telah dibaca 825 kali

    Owallah, Sepekan ini 5 Hutan di Kawasan Gunung Terbakar

    Golfrid Hutagaol
    Musim kering yang terjadi semakin parah sebab diikuti pembakaran lahan oleh pihak tak bertanggungjawab. (Courtesy Google)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Dalam 4 hari terakhir ada 5 hutan gunung terbakar di Indonesia. Pemadaman sulit dilakukan karena medannya berat dan tidak memiliki pasokan air cukup. Hutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) seluas 39 Hektare di Dusun Gunung Pasir, Desa Ngablak, Kec. Srumbung, Kab. Magelang Jawa Tengah, salah satunya. Hutan itu kembali terbakar pada Rabu (23/9/2015) pukul 18.30 WIB.

     

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Pers yang diterima www.MartabeSumut.com, Kamis siang (24/9/2015), menjelaskkan, sebanyak 275 personel gabungan BPBD, TNI, Polri, TNGM, relawan dan masyarakat dikerahkan memadamkan api. Namun tetap saja belum dapat dipadamkan. "Medannya berat dan api masih mengarah ke utara puncak Gunung Merapi. Ini adalah kebakaran kesekian kalinya hutan di TNGM. Semak belukar, alang-alang dan hutan yang kering menyebabkan api cepat meluas," kata Sutopo.

     

    Hutan Lindung Juga Terbakar


    Selain hutan di TNGM, kebakaran hutan lindung di Gunung Lokon, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, disebutnya pula terjadi pada Rabu (23/9/2015) pukul 16.45 WITA. Hingga kini kebakaran juga belum dapat dipadamkan. "Api meluas ke puncak gunung dan sulit dipadamkan. Upaya pemadaman dari tim gabungan masih dilakukan," ujarnya. Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi pula di Gunung Sindoro, Kab. Wonosobo Jawa Tengah. Upaya pemadaman masih dilakukan pasca-kebakaran sejak Selasa (22/9/2015) pukul 20.00 WIB. Menurut Sutopo, kebakaran menyebabkan sekira 237 Hektare hutan dan lahan terbakar. "Kebakaran RPH Sigedang terjadi di Petak 16e, 16i dan 18c dengan luas 210 Hektare. Sedangkan di RPH Anggrunggondok membakar Petak 19i dan 21 seluas 67 Hektare. Sebagian api di Petak 55 belum dapat dipadamkan," terangnya.


    Pada sisi lain, kawasan Perhutani seluas 25 Hektar di Gunung Wilis, Kab. Kediri Jatim juga terbakar pada (21/9/2015) pukul 18.00 WIB. Untuk memadamkan apai, lanjutnya, 50 personel gabungan berupaya memadamkan dan membuat sekat pembatas. "Lalu ada juga hutan di lereng Gunung Arjuna Blok Sumber Kuning, Kec. Prigen, Kab. Pasuruan Jatim terbakar pada (22/9/2015) pukul 08.00 WIB. Sebanyak 34 personel dari 2 tim dikerahkan memadamkan api," tutup Sutopo. (MS/GOL)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Owallah, Sepekan ini 5 Hutan di Kawasan Gunung Terbakar'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER