Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 22 September 2015 | 00:07 WIB

    Telah dibaca 871 kali

    Tanda Tangani Kepres Percepatan Relokasi Korban Sinabung, Presiden Berencana ke Siosar 25 Sep 2015

    Edward S
    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Jakarta


    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin langsung Rapat Terbatas ‎Tindak Lanjut Penanganan Bencana Erupsi Gunung Sinabung, Selasa (21/9/2015) pukul 15.30 WIB. Dalam kesempatan itu, Presiden menyatakan telah menandatangani Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 21 Tahun 2015 tentang Satuan Tugas Percepatan relokasi korban Terdampak Bencana Erupsi Gunung Sinabung di Kab Tanah Karo Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

     

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Pers yang diterima www.MartabeSumut.com, Senin siang (21/9/2015), mengatakan, Presiden dalam rapat terbatas memerintahkan agar relokasi 370 KK korban erupsi Gunung Sinabung selesai semua pada akhir tahun 2015. Bupati Karo juga diminta Presiden agar lebih aktif dan jangan melimpahkan semuanya kepada pusat. Sesuai perintah Presiden Jokowi saat kunjungan ke Sinabung pada 29 Oktober 2014‎, kata Sutopo, masalah relokasi diingatkan harus segera dituntaskan. Pengungsi yang ada juga wajib ditangani dengan baik. "Saat ini masih ada 2.615 KK (9.538 jiwa) yang mengungsi karena status Gunung Sinabung masih Awas," terang Sutopo. 

     

    Rekomendasi PVBMG


    Sutopo menjelaskan, sesuai rekomendasi PVMBG, maka 2.053 KK (6.179 jiwa) dari 7 desa direlokasi sebab desa tersebut terletak pada Kawasan Rawan Bencana 3. Untuk prioritas pertama, imbuhnya lagi, 370 KK (1.212 jiwa) warga Desa Bekerah, Simacem dan Sukameriah akan direlokasi ke kawasan Siosar. "Sekarang ada 370 unit huntap sudah selesai dan diserahkan kepada warga. Namun yang ditempati baru 21 KK karena lahan pertaniannya belum tersedia," ucap Sutopo. Sementara lahan seluas 185 Ha hutan pinus disebutnya untuk area pertanian bagi mereka karena belum selesai ditebang. Baru 120 Ha yang selesai dan diharapkan selesai pada November 2015. Ditambahkannya, lahan itu juga perlu dimatangkan dan tunggul-tunggul pohon harus dicabut. Butuh waktu 9-12 bulan. "Makanya bantuan sewa lahan pertanian dan rumah warga selama 1 tahun diperpanjang.‎ Presiden berencana ke Siosar 25 September 2015 untuk melihat langsung huntap dan dialog dengan masyarakat. Sejak September 2013 hingga sekarang, BNPB telah membantu Pemda Karo Rp 171,8 Miliar dalan penanganan korban erupsi Gunung Sinabung," ungkap Sutopo. (MS/EDO)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Tanda Tangani Kepres Percepatan Relokasi Korban Sinabung, Presiden Berencana ke Siosar 25 Sep 2015'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER