Kamis

21 Mar 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 26 Agustus 2015 | 01:46 WIB

    Telah dibaca 879 kali

    Dinilai Berbelit-belit & Merugikan, Massa SPSI Ngadu ke DPRDSU Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    Budiman Pardede
    Ratusan orang buruh berbendera SPSI Medan berunjukrasa meminta pembubaran BPJS Kesehatan, Selasa pagi (25/8/2015) di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto :www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan


    Lantaran pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinilai berbelit-belit dan merugikan rakyat, ratusan buruh berbendera Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Medan mengadu ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa pagi (25/8/2015). Aksi tersebut mengakibatkan ruas Jalan Imam Bonjol depan gedung Dewan ditutup total oleh pihak kepolisian.

    Pengamatan www.MartabeSumut.com di lokasi, ratusan demonstran tiba di gedung DPRDSU pukul 10.30 WIB. Mereka langsung berkumpul di depan pagar pintu masuk utama sambil memarkirkan kendaraan roda 2 pada ruas jalan. Kemudian massa memajang spanduk, karton-karton protes dan berorasi secara bergantian. Korlap Gimin, dalam orasinya mengatakan, SPSI Kota Medan datang menemui wakil rakyat untuk menyampaikan 3 tuntutan. Diantaranya; pertama, pembubaran BPJS Kesehatan karena sangat merugikan rakyat terutama kaum pekerja/buruh. "Para pekerja/buruh dipotong upahnya 1 persen tiap bulan tapi fasilitas kesehatan yang diperoleh sangat rendah," sesal Gimin, sembari mencontohkan beberapa kasus pelik/kaburnya orang berobat dan melahirkan dari BPJS akibat berbelit-belitnya sistem BPJS. Kedua, menolak perubahan BPJS ketenagakerjaan sebab peraturan yang ada merugikan pekerja untuk mendapat kesejahteraan terutama memasuki usia pensiun. Ketiga, menolak rencana pemerintah menaikkan upah pekerja/buruh secara berjangka 5 tahun sekali. "Kita minta DPRDSU peduli dengan aspirasi buruh/pekerja ini," cetus Gimin.

    BPJS Kesehatan Tidak Berguna


    Di lokasi unjukrasa, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi Sugianto, salah satu penggerak demonstrasi. Menurut Sugianto, 3 tuntutan yang dibawa SPSI Medan akan disampaikan ke DPRDSU, kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan dan kantor BPJS di Jalan Krakatau Medan. "Karena berbelit-belit, merugikan dan menyusahkan rakyat, SPSI menganggap BPJS Kesehatan tidak berguna. BPJS pantas sekali dibubarkan bang. Sebab uang rakyat banyak disedot tapi tak jelas dikemanakan manfaatnya," sesal Sugianto dengan nada tinggi. Masih berdasarkan pengamatan www.MartabeSumut.com, pukul 10.45 WIB anggota DPRDSU Efendi Panjaitan, Richard P Sidabutar dan Syamsul Bahri Batubara menemui demonstran. Di hadapan ke-3 wakil rakyat, Korlap SPSI Gimin kembali membacakan 3 aspirasi. Menyahuti tuntutan massa, Efendi Panjaitan mengaku menyambut  baik dan memahami apa yang disampaikan pengunjukrasa. "Sama saja BPJS melarang orang melahirkan sekarang. Kami sudah sering komunikasi dengan pihak BPJS agar tiap 3 bulan dilakukan evaluasi. Sehingga setiap hari masalah pelayanan yang muncul bisa dikecilkan," kata Efendi dari atas mobil pick up demonstran. Soal pembubaran BPJS, lanjut Ketua Komisi E DPRDSU itu, pihaknya akan menyampaikan usulan tersebut ke pemerintah pusat di Jakarta. "Kalo tak dibubarkan, atau tidak diperbaiki kinerja BPJS, maka paling tidak bisa ditinjau ulang. Manusia tidak akan pintar bila tidak sehat. Kita juga tidak bisa membangun kalo sakit," tutupnya. Puas mendapat tanggapan, massa SPSI Medan membubarkan diri pukul 11.00 WIB.

    Massa Serukan Kasus ZES

    Sementara itu, pada hari yang sama, puluhan orang mengatasnamakan Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu), LSM Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) dan Gerakan Rakyat Daerah (Garda) Sumut memasuki halaman pintu kaca gedung DPRDSU pukul 13.45 WIB. Korlap M Afandi Ginting menyerukan, Badan Kehormatan DPRDSU harus segera bersikap atas dugaan korupsi dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) proyek pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Kab Simalungun tahun anggaran 2012 senilai Rp. 4,9 Miliar yang melibatkan Wakil Ketua DPRDSU Zulkifli Efendi Siregar (ZES). "ZES sudah lama ditetapkan Poldasu jadi tersangka, BKD DPRDSU kok diam saja," sindir Ginting, sembari meminta 100 anggota DPRDSU mematuhi sumpah/janji saat dilantik agar tidak korupsi. Pada sisi lain, Ginting juga menyatakan mendukung langkah KPK menggeledah sejumlah kantor SKPD/Lembaga/Instansi Pemprovsu termasuk gedung DPRDSU. Aspirasi demonstran diterima anggota DPRDSU seperti Efendi Panjaitan, Ari Wibowo, Firman Sitorus dan Philips PJ Nehe. Pada pukul 14.05 WIB massa Forsu, Lempar dan Garda Sumut membubarkan diri secara teratur. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Dinilai Berbelit-belit & Merugikan, Massa SPSI Ngadu ke DPRDSU Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER