Minggu

17 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 8 Juli 2015 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 1000 kali

    Gunung Raung Terus Meraung, Pemerintah Rakor Kesiapsiagaan

    Golfrid Hutagaol
    Gunung Raung di Kab Banyuwangi Provinsi Jawa Timur (Jatim) terus meraung-raung. (Courtesy TangkasNews.com)

    www.MartabeSumut.com, Jawa Timur


    Pemerintah terus melakukan antisipasi terkait peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Raung di Jawa Timur. Hal itu diwujudkan Pemerintah bersama BNPB, BPBD dan unsur lain dengan melakukan Rakor Kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Raung, Selasa (7/7/2015) di Bondowoso.

     

    Keterangan Pers diterima www.MartabeSumut.com dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Selasa siang (7/7/2015), mengatakan, Kepala BNPB Syamsul Maarif telah memastikan bahwa belum ada anomali terkait letusan Gunung Raung. Sehingga semua rekomendasi PVMBG harus diikuti dan jika radius jarak aman hanya 3 Km, jangan dibuat jadi 20 Km. "Itu sama saja membuat cemas masyarakat. Leadership dari Danrem, Dandim, Kapolres diperlukan  agar selalu melihat kondisi mutakhir dari Gunung Raung. Saat ini ada 18 gunung berstatus Waspada, 3 gunung Siaga dan 1 gunung Awas," terang Sutopo. Dia melanjutkan, BNPB akan memasang rambu-rambu peringatan sebanyak 200 rambu. Ditargetkan sebelum hari raya sudah terpasang 40 rambu. Seperti rambu "Anda memasuki area 3 Km" dan lainnya sesuai rekomendasi peringatan dari PVMBG.

     

    Apresiasi Jajaran Pemkab


    Pada sisi lain, imbuh Sutopo lagi, Kepala BNPB mengapresiasi Pemkab Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Jember yang telah melaksanakan persiapan dengan baik. Di Kab Bondowoso, katanya, daerah yang terdampak adalah Kec Sumber Waringin dan Kec Tlogosari dan ada 11 dusun terdampak. Kekurangan yang dibutuhkan adalah akses perbaikan jalur evakuasi, penambahan kendaraan evakuasi pengungsi dan alat komunikasi. Sutopo membeberkan, Pemkab Jember mencanangkan status Siaga Darurat. Wilayah terdampak adalah Desa Jamber Arum Kec Sumberjamber, Desa Slateng, Sumbersalak, Sumberbulus, Sumberlesung di Kec Ledokombo dan Desa Sumberjati, Sidomulyo, Garahan, Sempolan Kecamatan Silo. "Dari 3 kecamatan yang terdampak langsung dan desa yang dimaksud terdapat 19.598 jiwa," ungkapnya. Menurut Sutopo, Syamsul Maarif juga menyatakan dalam waktu dekat akan ada pelatihan Table Top Exercise/Gladi Peta, sebelum latihan lapangan yang mengerahkan masyarakat. "Latihan mengacu pada dokumen rencana kontijensi berdasarkan riwayat erupsi Gunung Raung pada tahun 1953 dan 1956 yang saat itu meletus sangat kuat," tutup Sutopo. (MS/GOL)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Gunung Raung Terus Meraung, Pemerintah Rakor Kesiapsiagaan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER