Kamis

21 Mar 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 7 Juli 2015 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 1134 kali

    Dikonfirmasi Pemadaman Listrik Bikin Rakyat Marah, GM PLN Sumut Berkilah Pembangkit Terganggu

    Budiman Pardede
    GM PT PLN Sumut Dyananto (kiri) seusai mengikuti Raker bersama Pansus MEA DPRDSU, Senin siang (6/7/2015) di gedung Dewan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Pemadaman listrik sepihak yang dilakukan PT PLN Sumut sejak beberapa hari terakhir, ternyata ditanggapi dingin oleh GM PT PLN Sumut Dyananto. Tatkala dikonfirmasi MartabeSumut terkait kemarahan rakyat Sumut khususnya umat Muslim yang beribadah puasa, Dyananto berkilah soal terganggunya mesin pembangkit. Usai mengikuti Raker bersama Panitia Khusus (Pansus) Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), Senin siang (6/7/2015) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Dyananto tampak enggan diwawancarai.

     

    Menurut Dyananto, pemadaman yang dilakukan PLN tersebut tidak dapat dihindari sebab menyangkut masalah yang muncul pada mesin pembangkit listrik. "Pembangkit sempat mengalami gangguan di Pangkalan Susu," tepisnya enteng, seraya tergesa-gesa meninggalkan www.MartabeSumut.com. Sementara itu, anggota Pansus MEA yang juga Ketua Komisi E DPRDSU Efendi Panjaitan, mengakui, dalam Raker Pansus MEA DPRDSU secara tegas meminta PT PLN Sumut agar serius mendukung era MEA yang bakal berlangsung akhir Desember 2015. "Kita minta kesiapan daya energi dan pasokan listrik dari PLN Sumut supaya industri tidak terganggu saat MEA nanti," ucap Efendi kepadawww.MartabeSumut.com. Efendi membeberkan, pihak PT PLN Sumut sendiri justru tidak mampu memberi kepastian namun menyatakan bersabar. "Karena banyak permintaan," ungkap Efendi, menirukan perkataan manajemen GM PLN Sumut. Raker Pansus MEA DPRDSU dipimpin Ketua Pansus Ikrimah Hamidy. Dihadiri beberapa anggota Pansus seperti Wasner Sianturi dan Aripay Tambunan. Stakeholder terkait juga ikut hadir dalam Raker tersebut.

     

    PLN Brengsek

     

    Seperti diberitakan www.MartabeSumut.com sebelumnya, hujatan kekesalan rakyat Sumut kepada PT PLN Sumut kembali pecah ke permukaan. Pasalnya, setelah 5 tahun terakhir listrik kerap padam seperti dosis minum obat, kini 2 minggu memasuki ibadah puasa Ramadhan 1436 H, umat Muslim secara khusus dan masyarakat Sumut secara umum, lagi-lagi diusik kebijakan sepihak PT PLN yang memadamkan listrik sesuka hati. Celakanya, pemadaman terjadi disaat-saat magrib berbuka puasa, jadwal sholat taraweh hingga dini hari memasuki sahur. Kalimat "PLN brengsek" pun keluar dari bibir 2 warga Medan dan 2 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU).

    Kepada www.MartabeSumut.comsecara terpisah di Medan, Rabu siang (1/7/2015), Ketua Komisi D DPRDSU Mustofawiyah Sitompul, SE, anggota Komisi B DPRDSU Drs Aripay Tambunan, MM, warga Tanjung Gusta Medan Marno (56) dan penduduk Jalan SM Raja Medan Yahya Siregar, S.Hut, mengungkapkan kegeraman atas pemadaman listrik yang terjadi pada Selasa 30 Juni 2015 hingga Rabu pagi 1 Juli 2015. Mustofawiyah Sitompul, misalnya. Pemadaman sepihak yang dilakukan PT PLN Sumut dipercayainya telah menorehkan luka teramat dalam di hati rakyat Sumut khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Ketika kurun 5 tahun terakhir manajemen PT PLN Sumut membuat luka yang belum sembuh, kata Mustofawiyah, sekarang luka yang belum kering justru sudah diteteskan dengan air garam. "Dasar PLN brengsek," cetusnya kesal. Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, sebagai counterpart PT PLN Wilayah I Sumut, pihaknya di Komisi D DPRDSU selalu meminta PLN untuk bekerja profesional melayani kebutuhan listrik rakyat. Beberapa waktu lalu dalam forum RDP, lanjut Mustofawiyah, Komisi D mempertanyakan cadangan daya sekaligus semangat PT PLN Sumut menjaga kondusifitas umat Muslim yang akan menunaikan ibadah puasa 1436 H. "Jawaban mereka enteng, bilang cukup daya. Lalu berjanji tak ada pemadaman saat puasa. Kalo pun ada pemadaman, tidak lebih 5 Menit. Tapi faktanya sekarang listrik padam macam dosis minum obat. Saya pastikan manajemen PLN memang brengsek. Mereka tidak patuhi janji dan kesepakatan yang disampaikan," sesal Mustofawiyah dengan nada tinggi.

    PLN Tidak Manusiawi & Common Enemy

     

    Lebih keras lagi dilontarkan anggota Komisi B DPRDSU Drs Aripay Tambunan, MM. Bagi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, kalimat brengsek belumlah cukup dialamatkan kepada pimpinan maupun manajemen PT PLN Wilayah I Sumut. Sebab dia meyakini manajemen PT PLN pekak sehingga tidak tahu dan tidak mau lagi mendengar apalagi mempedulikan jeritan banyak pihak. "PLN brengsek betul sekali. Tapi tambahkan juga PLN tidak manusiawi dan merupakan common enemy (musuh bersama-Red) rakyat Indonesia," ucap Aripay kesal. Oleh sebab itu, imbuh Aripay lebih jauh, karena PLN bangga menunjukkan sikap brengsek, tidak manusiawi, tidak peduli dan menjadi musuh bersama rakyat, maka jalan satu-satunya adalah mengganti GM PLN Sumut Dyananto, termasuk GM Pembangkit Sumbagut, manajer Subsistem Beban Puncak PLN Sumbagut serta jajaran pejabat-pejabat tinggi lainnya. "Masak saat Ramadhan listrik dipadamkan sesuka hati. Tak ada alasan kabel tua, mesin rusak atau hantu blau. Semua perangkat masyarakat wajib bersatu menyikapi perilaku busuk manajemen PLN ini," ingat Aripay, seraya menambahkan, pemadaman listrik juga sangat mengganggu home industry (industri rumah tangga-Red) yang rutin memproduksi makanan, minuman hingga barang-barang spesial Ramadhan. "Ibu-ibu dan kawula muda sedang giat-giatnya membuat kue lebaran. Tapi karena listrik padam, rencana dan usaha mereka rusak/terganggu," timpal Aripay lagi.

     

    Terganggu Taraweh dan Sahur

     

    Sementara warga Jalan SM Raja Yahya Siregar, S.Hut, membeberkan, pada Selasa 30 Juni 2015 listrik tiba-tiba padam pukul 19.00 WIB seusai berbuka puasa dan akan melakukan sholat taraweh. "Semua warga dan teman saya sangat kesal Bang. Lalu saya pergi ke Helvetia namun listrik juga padam di sana. Saat pulang kembali ke rumah di Jalan SM Raja, listrik masih tetap mati dan baru hidup pukul 10 malam," herannya. Alumni USU yang juga Sekjen Gerakan Mahasiswa Padang Lawas itu melanjutkan, 2 jam kemudian pada pukul 00.00 WIB, PLN kembali memadamkan listrik hingga pukul 03.00 WIB dini hari. "Kita terganggu taraweh dan memasuki masa sahur. Sangat merusak suasana ibadah puasa umat Muslim. Kan kasihan masyarakat khususnya yang puasa? Kenapa manajemen PLN Sumut bisa bersikap brengsek gitu ya bang," hujatnya. Hal senada dikatakan Marno, warga Jalan Tanjung Gusta Medan. Menurut PNS di jajaran Pemprovsu ini, sakit jiwa manajemen PLN Sumut kumat lagi dengan memadamkan listrik tanpa peduli situasi apapun. "Mereka perlu dikasih obat supaya sakit jiwanya sembuh dan tidak seenaknya berperilaku brengsek. Atau, kita inapkan saja manajemen dan pimpinan PLN Sumut di kaki Gunung Sinabung," ucap Marno tertawa-tawa. Dia menilai, pemadaman listrik seenaknya yang dilakukan manajemen PT PLN sama saja cermin sikap manusia yang tidak kenal perikemanusiaan. "Jelas menyakiti hati rakyat. Kita sangka listrik mati karena pasokan khusus PLN untuk membantu RS Adam Malik atau evakuasi tragedi pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting. Ternyata tidak, makanya pantas sekali PT PLN diberi label brengsek," tutupnya.(MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Dikonfirmasi Pemadaman Listrik Bikin Rakyat Marah, GM PLN Sumut Berkilah Pembangkit Terganggu'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER