Rabu

12 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 22 Juni 2015 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 1615 kali

    Komisi B DPRDSU Sidak 4 Pabrik Pupuk Organik, Wasner Sianturi: Proteksi Petani dengan Pupuk Organik

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU Wasner Sianturi saat di wawancarai di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat siang (19/6/2015). (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

    Geliat politisi PDIP yang satu ini seperti tidak pernah kehabisan semangat. Selalu merasa belum berbuat banyak kepada rakyat Sumut kendati telah 10 bulan dipercaya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU). Bukan apa-apa, usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bersama Komisi B DPRDSU pada 4 pabrik pupuk organik (non kimia) di Deli Serdang (DS) dan Binjai, Kamis (18/6/2015), Wasner Sianturi langsung bergelora menyatakan tekad memproteksi petani Sumut dengan penyediaan pupuk organik berkualitas.

    Sengaja mempersiapkan waktu berbicara khusus dengan Jurnalis MartabeSumut Budiman Pardede, Jumat siang (19/6/2015) di ruang Komisi B gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Wasner berapi-api mengungkapkan pemikiran terkait percepatan program nasional kedaulatan pangan. Saking bersemangat, Wasner pun terlihat lebih muda dari usianya yang telah mencapai 57 tahun. "Semalam Komisi B DPRDSU sidak 4 pabrik pupuk organik bersubsidi. Dipimpin Ketua Komisi B Pak Donald Lumban Batu, SE, kami dibagi 2 tim sebab ke-4 pabrik berada pada lokasi berbeda," ungkap Wasner, mengawali percakapan. Legislator asal Dapil Sumut IV Kab Sergai dan Kota Tebing Tinggi ini membeberkan, tim I menuju pabrik PT Surya Nyiur Indah (Mabar DS) dan PT Agrotani Marisi (Simpang Kompos Jalan Binjai). Kemudian tim II berangkat ke pabrik PT Agro Energi Indonesia (Tanjung Morawa) dan PT Prima Agro Organik (Pantai Labu DS). Menurut Wasner, Komisi B DPRDSU meyakini bahwa petani di Sumut harus diproteksi dalam hal penggunaan pupuk organik berkualitas. "Kita tak mau petani memakai pupuk organik yang tidak berkualitas. Dalam waktu dekat dilakukan uji laboratorium produk-produk 4 pabrik tersebut. Mudah-mudahan 29 Juni 2015 hasil uji laboratorim pupuk organik dari 4 pabrik telah dapat diketahui," singkapnya.

    Bukan Berprasangka Buruk

    Hingga kini, lanjut Wasner, pemerintah pusat melalui kantong APBN mengalokasikan anggaran pembuatan pupuk organik bersubsidi terhadap petani Indonesia termasuk Sumut, yang produksinya dilakukan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). "Kita bukan berprasangka buruk terhadap 4 pabrik tapi ingin memastikan pasokan pupuk organik yang baik. Sehingga kelak produksi petani melimpah, struktur tanah pertanian rakyat juga terjaga alamiah," tegas Wasner. Bagaimana koordinasi Anda dan Komisi B DPRDSU kepada Dinas Pertanian Sumut maupun stakeholder terkait bidang perekonomian ? Wasner justru tersenyum kian bersemangat. Sembari memperbaiki cara duduk, wakil rakyat yang kenyang bekerja sebagai guru itu menyatakan kerap dilakukan dalam berbagai kesempatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRDSU. Bagi dia, Komisi B DPRDSU yang bertugas mengawal perekonomian rakyat kerap mendorong Dinas Pertanian Sumut agar terus memperbanyak alokasi pupuk organik kepada petani Sumut. "Kita ingatkan supaya secara bertahap dikurangi pemakaian pupuk non organik (kimia) semisal Urea, TSP, SP36, Za dan NPK (Phonska)," akunya, sambil menambahkan, ke-4 pabrik yang disidak secara berkala menyalurkan produksi pupuk organik ke PT PIM, untuk selanjutnya PT PIM meneruskan lagi kepada petani Sumut. Nah, pupuk organik itulah yang diharapkan Wasner bersama Komisi B DPRDSU tidak diproduksi asal-asalan alias oplos. Sebab masyarakat di Dapil Wasner pernah mengeluhkan pupuk organik yang kualitasnya terindikasi oplosan. "Ditengarai juga banyak produksi sayur mayur asal beberapa kab/kota Sumut bercampur residu pupuk non organik. Kita patut waspada lho, pupuk non organik itu bisa merusak tanah namun yang organik pasti ramah lingkungan," ingat Wasner.

    Pantau Pupuk Non Organik

    Kedepan, imbuh Wasner lebih jauh, pihaknya juga akan menjadwalkan sidak susulan ke PT Petrokimia dan PIM untuk memantau langsung produksi pupuk non organik (kimia). Tujuannya disebut Wasner sebagai bagian tidak terpisahkan dalam mengaktualisasikan 3 tupoksi dan peran wakil rakyat Sumut selaku pengawas, penyusun peraturan dan pengatur anggaran. Artinya, timpal Wasner lagi, produksi pupuk non organik memang ada gunanya bagi petani namun porsinya perlu mulai dikurangi. Sementara pupuk organik yang berkualitas sangat dibutuhkan petani sebab berkorelasi erat terhadap keasrian habitat tanah, kesehatan hasil-hasil pertanian hingga suksesnya percepatan 7 target komoditas nasional yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-JK. Kalau petani didukung pupuk organik berkualitas, Wasner percaya 7 komoditas nasional seperti padi, cabe merah, jagung, bawang merah, kedelai dan tebu akan maksimal disamping komoditi daging sapi. "Janganlah kita impor-impor terus padahal semua ada di tanah Indonesia. Mari capai swasembada menuju kedaulatan pangan. Itulah bukti program Nawacita Presiden Jokowi," tutup Wasner diplomatis, seraya mengatakan tetap berupaya mewujudkan 3 tupoksi agar bisa memberi andil dalam memproteksi petani termasuk lahan pertanian rakyat. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER