Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 18 Juni 2014 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 1293 kali

    PLN Sakit Jiwa..!

    Golfrid Hutagaol
    Salah satu aksi ratusan demonstran beberapa waktu lalu di Medan dengan menuding PLN Sumbagut adalah monster penjajah negara. (Foto Dok: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan


    Kalau 2 tahun terakhir pemadaman listrik di Kota Medan dan penjuru Sumatera Utara (Sumut) memunculkan tudingan "brengsek" untuk manajemen PT PLN, maka kali ini masyarakat menambah "stempel sakit jiwa" kepada perusahaan tunggal pemasok listrik rakyat itu. Pasalnya, pemadaman listrik pada Senin-Selasa (16-17/6/2014), kembali menorehkan luka teramat dalam di hati warga Medan sekitarnya.


    Hutagalung (38), misalnya. Warga yang tinggal di kawasan Percut Sei Tuan itu tak habis fikir dengan perilaku PLN yang tidak kunjung paham menjalankan tugas pelayanan listrik kepada rakyat. Menurut dia, belum lagi luka hati akibat pemadaman sepihak beberapa bulan lalu sembuh, kini kebijakan kacau sejenis yang menyakitkan kembali dipertontonkan. Jangankan untuk menunjukkan kinerja profesional, katanya, kesadaran fungsi sebagai pihak paling bertanggungjawab saja tidak pernah mampu. "Belum pupus marah kemarin, sekarang mereka buat rakyat marah lagi. Dasar manajemen PLN Sumbagut sakit jiwa semua. Mereka adalah manusia-manusia biadab yang tidak kompeten melayani rakyat. Mentang-mentang mereka yang punya otoritas memasok listrik, lalu seenaknya membuat kebijjakan pemadaman," cetus Hutagalung dengan nada tinggi kepada MartabeSumut, Selasa malam (17/6/2014).


    Sebagai salah seorang pedagang kelontong di Medan, Hutagalung menyatakan kehabisan makian, cacian dan sumpah serapah atas pemadaman yang kembali terjadi sejak 2 hari lalu. Dia sangat yakin, sumpah serapah, cacian dan makian serupa juga kerap dialamatkan masyarakat lain  kepada manajemen PLN Sumbagut. "Saya sendiri kehabisan akal melihat PLN ini. Tahun lalu memadamkan listrik seenaknya seperti dosis minum obat. Sekarang kumat lagi. Lalu apa sih kerja mereka dibayar negara mahal-mahal? Dasar manajemen PLN sakit jiwa," sesalnya.


    Pemadaman Tidak Bisa Diterima Akal


    Hal senada disampaikan Alim (39), warga Jalan Pelajar Medan. Bagi pengusaha rental internet dan mesin foto copy ini, adalah sesuatu yang sangat tidak bisa diterima akal perlakuan sewenang-wenang manajemen PLN Sumbagut. "Kita sangka pemadaman kayak dosis minum obat kemarin sudah beres. Nyatanya kumat lagi sakit jiwa mereka. Apa negara ini milik nenek moyang PLN ya," ketus Alim naik pitam, seraya menambahkan, pemadaman listrik berakibat pada turunnya omzet dan rusaknya alat-alat eletronik usaha kecil miliknya.


    Alim membeberkan, selain merugi dan kerusakan alat-alat elektronik, proses belajar anak-anaknya di rumah juga ikut terganggu. "Manajemen PLN Sumbagut itu manusia apa bukan sih? Dimana perasaan mereka? Kalo mesin pembangkit rusak atau tua, ya perbaiki atau ganti dong. Rakyat tidak mau tahu apa masalahnya, tapi jalankan tugas-tugas pelayanan listrik rakyat dong. Ini sudah bertahun-tahun pemadaman terus, lalu padam dan padam lagi. Manajemen apa namanya itu kalau bukan biadab atau sakit jiwa," tuding Alim blak-blakan. Sementara itu, konfirmsi ke call centre PLN Kota Medan nomor 061-123 yang dilakukan MartabeSumut, Selasa (17/6/2014) pukul 2105 WIB, saat listrik masih padam, ternyata tidak bisa tersambung. Beberapa kali dicoba namun mesin penjawab selalu menyatakan operator sedang sibuk melayani panggilan.

     

    Iba Melihat Kinerja PLN

     

    Terpisah, Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Murni Elieser Verawaty Munthe, SE, MM, menyatakan iba mengamati kinerja PT PLN akhirnya dicap buruk masyarakat "brengsek" hingga "sakit jiwa". Hal itu dipastikannya dilatarbelakangi kebijakan manajemen PT PLN yang kerap merampas hak-hak konsumen. Mulai dari pelayanan pasokan listrik, penetapan harga tarif dasar listrik bahkan masalah tagihan bulanan yang tidak sesuai data di meteran konsumen. "Baru kemarin Paripurna Pansus Kelistrikan DPRDSU merekomendasikan kepada Gubsu dan PLN Sumbagut agar menghentikan tragedi listrik 2013. Sekarang mereka bikin ulah lagi kepada rakyat," heran Murni, tatakala dikonfirmasi MartabeSumut melalui ponselnya, Selasa malam (17/6/2014). Politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) itu menyatakan, tudingan "brengsek" dan "sakit jiwa" yang dilontarkan warga Medan menjadi sesuatu yang sangat sulit untuk diingkari apalagi dibantah. "Warga Medan memang sangat dirugikan bila listrik sering padam cukup lama," kata legislator membidangi urusan perhubungan, listrik dan pembangunan.

     

    PLN Harus Perbaiki Kinerja

     

    Murni menambahkan, manajemen PT PLN harus secepatnya memperbaiki kinerja internal dan eksternal dengan target membuat konsumen nyaman dalam hal pasokan listrik atau urusan pelayanan lain. Komisi D DPRDSU dijelaskannya sudah terlalu sering memanggil PT PLN Medan/Sumbagut terkait berbagai masalah pelayanan listrik yang dikeluhkan masyarakat. "Sudah sering kok kami beri masukan kritis dalam berbagai pertemuan RDP. Tapi kalo sampai arus listrik padam mendadak dalam tempo yang cukup lama, ya pantas saja warga jengkel dan kata "brengsek" atau "sakit jiwa" itu masih belum cukup. Masyarakat bisa mengajukan gugatan class action bila merasa dirugikan," imbaunya mengusulkan. 

     

    Beban Puncak Tertinggi

     

    Menanggapi berbagai tudingan dan kritik pedas masyarakat, pada akhir tahun 2013 lalu GM PT PLN Wilayah I Sumut Dyananto, GM Pembangkit Sumbagut Bernadus Sudarmanta dan manajer Subsistem Beban Puncak PLN Sumbagut G Barus, pernah berbicara dengan rona tanpa rasa bersalah di hadapan anggota Komisi D DPRDSU. Pengamatan MartabeSumut di forum tersebut, ketiga pejabat PLN Sumbagut itu enteng sekali mengungkapkan alasan klasik menyangkut kondisi kelistrikan subsistem Sumbagut yang mengalami beban puncak tertinggi per 28 Maret 2013 pukul 19.30 WIB dengan kapasitas 1.653, 4 Mega Watt. (MW). Beban puncak tertinggi tersebut dinilai Dyananto semakin menyulitkan manakala mesin pembangkit GT 11 dan GT 12 yang ada di Belawan sedang menjalani proses perawatan akibat mesin dan kabel-kabel bawah tanah yang sudah masuk kategori tua.

     

    PLN Tak Bisa Beri Jaminan

     

    Sedangkan Kepala Humas PT PLN Wilayah Sumbagut Raidir Sigalingging, yang dikonfirmasi MartabeSumut di gedung DPRDSU seusai pertemuan itu, menjelaskan, pihaknya tak bisa memberi jaminan agar listrik tidak padam lagi di Medan maupun penjuru Sumut. Ironisnya, Raidir justru sangat santai alias terlihat tanpa beban sedikitpun mengatakan PLN tidak bisa memberi jaminan. Raidir pun berkilah dengan mengambil contoh pembelian 1 unit kendaraan mobil baru. Menurut dia, kondisi mesin-mesin PLN sekarang sama persis dengan mesin mobil baru yang tidak mungkin bisa dijamin 100% berkualitas baik. "Mobil baru saja mesinnya dapat rusak ketika dipakai pertama kali. Begitu pula mesin-mesin pembangkit milik PLN. Artinya, PLN tidak akan pernah bisa memberi jaminan kalau listrik tidak akan padam lagi," tepis Raidir enteng. Untuk diketahui, listrik di penjuru Kota Medan kembali padam sejak Senin-Selasa (16-17/6/2014) sedari pukul 18.00 WIB - 23.00 WIB. (MS/BUD/GOLFRID)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'PLN Sakit Jiwa..!'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER