Minggu

26 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 11 Juni 2014 | 00:17 WIB

    Telah dibaca 956 kali

    Jokowi Gagas Antisipasi Korupsi dengan Sistem IT Online, Prabowo Cuma Konseptual Tanpa Teknis Jelas

    Golfrid Hutagaol
    Capres Jokowi dan Prabowo bersalaman saat penarikan nomor urut beberapa waktu lalu, di kantor KPU Jakarta. (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

     

    Calon presiden (Capres) nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan gagasan teknis operasional mengantisipasi potensi korupsi dengan penggunaan sistem online informasi teknologi ((IT). Sementara Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto menyampaikan pemikiran yang cenderung bersifat konseptual dan tidak menyentuh teknis pelaksanaan. 

     

    Penilaian tersebut disampaikan Ketua Umum Forum Akademisi IT (FAIT), Hotland Sitorus kepada MartabeSumut, Selasa (10/6/2014), menyikapi hasil debat I Capres/Cawapres yang berlangsung di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014). Menurut Hotland, Prabowo hanya menyampaikan konsep atau gagasan yang belum menyinggung teknis pelaksanaan penindakan praktik korupsi dalam menciptakan pemerintahan yang bersih. Sebaliknya, Jokowi, katanya lagi, melontarkan bentuk ril teknis pelaksanaan tentang apa yang akan dilakukan kelak. "Menyaksikan debat tadi malam, banyak kalangan yang mengapresiasi program kedua pasangan terkait pemerintahan bersih dari korupsi, iklim demokrasi dan kepastian hukum. Kedua pasangan Capres/Cawapres memiliki pendekatan yang berbeda jika terpilih jadi presiden. Namun Jokowi lebih teknis dan jelas dibanding Prabowo," akunya.

     

    Sistem Online IT


    Sebagaimana diutarakan Jokowi dalam debat tersebut, lanjut Hotland, jika terpilih akan menerapkan sistem online dalam pemerintahan semisal e-government, e-procurement, e-catalog, e-purchasing dan IMB online yang diyakini dapat menghilangkan pungutan liar atau menutup peluang-peluang korupsi. Apa yang disampaikan Jokowi diyakininya adalah terobosan besar bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Hotland menyatakan FAIT siap mendukung program penerapan teknologi IT demi terciptanya pemerintahan yang efektif dan efisien. Dosen IT di Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat itu pun menitipkan pesan kepada Capres yang terpilih agar serius menggunakan teknologi IT dalam pemerintahannya. "Mulai 5 tahun ke depan Pemilu seperti Pilkada, Pileg dan Pilpres sangat tepat menggunakan sistem online di TPS saat penghitungan suara (e-election)," yakinnya.


    Bila sistem pemilu online (e-election) diterapkan, Hotland berkeyakinan hasil Pilkada, Pileg dan Pilpres akan kecil kecurangan atau sulit dilakukan pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Bagi dia, sistem e-election akan dapat mengefisiensi uang Negara sebesar Rp. 100 triliun setiap tahunnya. Sebab tidak perlu lagi kertas suara, tidak perlu lagi tinta, tidak perlu lagi biaya distribusi logistik dan pengawalan aparat.  "Penyelenggara Pemilu juga cukup 3 orang di setiap TPS. Sistem e-election sangat tepat digunakan di setiap Pemilu," tutup Hotland.(MS/GOLFRID)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Jokowi Gagas Antisipasi Korupsi dengan Sistem IT Online, Prabowo Cuma Konseptual Tanpa Teknis Jelas'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER