Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 6 April 2014 | 03:06 WIB

    Telah dibaca 1258 kali

    Walikota Tebing Tinggi: Lahirkan Teknologi Kuat Berbasis Pelestarian Seni Budaya

    Fajar Adam Batubara
    Salah satu penampilan Tarian Dulang Tebing Tinggi. (Courtesy Blog Tebing Tinggi Deli)

    MartabeSumut, Medan


    Pelestarian nilai-nlai seni budaya suatu daerah teramat penting dimaksimalkan dalam menjaga tataran kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Upaya itu harus dilakukan dengan kesadaran kuat sehingga memberikan dampak positif terhadap kemajuan informasi dan teknologi tepat guna berbasis seni budaya.

     

    Penegasan tersebut dilontarkan Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, MM, Sabtu malam (5/4/2014), pada acara "Sejenak di Kota Tebing Tinggi" di open stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-43. Menurut Umar Zunaidi, seni dan budaya adalah hasil kreasi manusia yang memberikan ciri-ciri khas tersendiri serta bisa membawa pengaruh besar terhadap pengikat persatuan masyarakat, simbol kemajemukan daerah bahkan mampu memunculkan kreativitas baru atas perkembangan teknologi yang tidak mungkin dihindari. "Kegiatan pelestarian seni dan budaya bertujuan menghadirkan realita masyarakat yang multi etnik. Melalui basis seni dan budaya, perlu dilahirkan kesadaran kuat dalam menyikapi kemajuan informasi teknologi yang tepat guna. Lahirkan teknologi kuat berbasis pelestarian seni budaya," ingat Umar Zunaidi.

     

    Pantauan MartabeSumut di lokasi, acara tersebut dihadiri pimpinan SKPD Pemko Tebing Tinggi, warga Tebing Tinggi, warga Medan dan ratusan pengunjung PRSU. Pemko Tebing Tinggi menampilkan beragam seni budaya semisal Tari Dulang. Tari Dulang ini merupakan tarian ciri khas Tebing Tinggi yang selalu ditampilkan untuk memeriahkan acara. "Tari Dulang adalah tari tradisional Tebing Tinggi yang berasal dari Kerajaan Padang. Dahulu Tari Dulang ditampilkan saat penabalan maha raja, khitanan bangsawan serta malam barinai bosar para bangsawan kerajaan Padang," ungkap Hariandi, pembawa acara "Sejenak di Kota Tebing Tinggi".

    Selain Tari Dulang, Pemko Tebing Tinggi menyajikan pula berbagai tarian, lagu dan teater. Hariandi mengatakan, tari yang ditampilkan meliputi "Tari Majebe Eme, Tari Zappin Asmara dan Tari Sitogol". Lagu khas Tebing Tinggi berjudul "Tebing Tinggi Idolaku" dan "Semalam di Tebing Tinggi" juga tidak ketinggalan. Diikuti sajian teater berjudul "Gara-Gara Cempedak". (MS/FAB)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Walikota Tebing Tinggi: Lahirkan Teknologi Kuat Berbasis Pelestarian Seni Budaya'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER