Sabtu

17 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 523,   Bulan Ini : 56.331
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 16 Februari 2014 | 20:19 WIB

    Telah dibaca 1448 kali

    9 Rumah Warga Belawan Bahari Terbakar, Terowongan PT Jasa Marga Belmera Halangi Petugas Damkar

    Heriyanto
    Puluhan rumah warga Kampung Kurnia Belawan Bahari terbakar pada Minggu sore (26/1/2014). Kejadian serupa berulang lagi pada Minggu dini hari (16/2/2014). (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Belawan

     

    Diduga akibat percikan api dari charger baterai boat (sampan) milik nelayan, 9 rumah warga terbakar di Kampung Kurnia Jalan Pulau Rupat Lingkungan 9 Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, Minggu (16/2/2014). Belum ada kepastian tentang jumlah korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Ironisnya lagi, terowongan beton pembatas milik PT Jasa Marga Cabang Belmera ikut menghalangi belasan mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan yang datang ke lokasi sehingga tidak berhasil menuju titik api.

     

    Informasi diperoleh MartabeSumut dari Samsul (34), salah seorang warga setempat, menyebutkan, api yang melalap rumah warga terjadi pada Minggu dini hari (16/2/2014) sekira pukul 02.00 WIB. Warga yang sedang lelap tertidur tiba-tiba terjaga setelah mendengar teriakan kebakaran dari Tono, salah satu pemilik rumah panggung. Jilatan lidah api di rumah Tono itu disebut-sebut berasal dari korslet listrik charger baterai sampan milik nelayan. Dalam sekejap api pun langsung menjilat bangunan rumah Tono yang umumnya terbuat dari papan (kayu). Suasana yang awalnya tenang tentu saja mendadak hiruk pikuk. Warga setempat berupaya keras memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin membesar hingga menjalar dan meludeskan 8 rumah yang ada di sekitar rumah Tono. "Api awalnya berasal dari bagian bawah (kolong) rumah Tono. Ada yang bilang kebakaran karena alat cas baterai (charger) boat (sampan) milik nelayan di rumah itu terbakar. Lalu menjalar ke bangunan rumah lain," beber Samsul.

     
    Menurut Samsul, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi ternyata tidak dapat berbuat banyak. Sebab mobil pemadam kesulitan menuju titik api. "Belasan armada mobil pemadam hanya melakukan penyemprotan air dari kejauhan. Karena terhalang jembatan terowongan Jalan Tol Belmera milik PT Jasa Marga (Persero) Cabang Belmera," keluhnnya, seraya menambahkan, fakta miris keberadaan terowongan PT Jasa Marga Belmera yang menghalangi petugas Damkar itu membuat warga bersusah payah memadamkan api dan membongkar paksa 1 bangunan rumah guna menghentikan jalaran api serta mengantisipasi kemungkinan adanya penduduk tertinggal di dalam. Setelah 1 jam berjuang melakukan pemadaman, lanjut Samsul, kobaran api akhirnya dapat dipadamkan. "Kalau saja terowongan jalan Tol Belmera bisa dilewati mobil pemadam, sudah pasti rumah yang terbakar tidak sampai sebanyak itu. Seharusnya, PT Jasa Marga sadar dong, buka itu pintu darurat yang telah mereka tutup dengan menggunakan cor beton," imbaunya dengan nada tinggi.

    Sejumlah pemilik rumah yang tak kuasa melihat kejadian hanya bisa pasrah dan menangis menyaksikan harta benda mereka terbakar. Para korban tak menyangka kebakaran untuk kedua kalinya terulang di tempat sama. "Semuanya sudah habis terbakar, nggak ada yang dapat diselamatkan. Kami cuma bisa pasrah dan berharap adanya bantuan," ucap Niah terisak-isak, seorang warga yang rumahnya ikut ludes terbakar.

     

    Disesalkan, Beton Pembatas PT Jasa Marga


    Kepala Lingkungan 9 Kelurahan Belawan Bahari, Pendi Pohan, kepada MartabeSumut mengatakan, pihaknya belum mengetahui persis penyebab terbakarnya 9 rumah warga. Hanya saja, timpal Pendi, adalah sesuatu yang sangat disesalkan keberadaan beton pembatas milik PT Jasa Marga Cabang Belmera yang menutup akses pintu darurat jembatan terowongan jalan tol. "Sehingga menyulitkan bagi petugas pemadam kebakaran menuju ke permukiman warga yang terbakar. Sebenarnya akses pintu darurat ada, tapi karena ditutup dan dicor beton oleh pihak PT Jasa Marga Belmera, mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk. Dulu kita sudah minta supaya dibuka lantaran khawatir terjadi kebakaran seperti ini," terang Pendi.

     

    Korban Kebakaran Didata



    Dari hasil pendataan, imbuh Pendi, warga yang menjadi korban kebakaran itu masing-masing bernama Tono, Gunawan, Erlandes Siregar, Lilik, Andi, Wak Aceh, Bodong, Niah, Mak Kembar dan Adek (pemilik bengkel las). "Keseluruhan korban kini mengungsi pada beberapa rumah warga di lingkungan tersebut. Sebagian korban mengungsi di rumah saya juga. Bantuan dari pemerintah maupun pihak lain belum ada," aku Pendi.

     

    Terpisah, Kanit Reskrim Polsekta Belawan Iptu Kadek, saat dikonfirmasi MartabeSumut, menegaskan, sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di Kampung Kurnia Jalan Pulau Rupat Kelurahan Belawan Bahari. Atas kejadian itu, kata Iptu Kadek, beberapa saksi telah dimintai keterangan. "Penyebabnya masih kita selidiki. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa," ujar Iptu Kadek. Hingga berita ini diturunkan, MartabeSumut belum berhasil menghubungi pihak PT Jasa Marga terkait keberadaan terowongan tol Belmera yang menghalangi masuknya mobil petugas pemadam kebakaran. Perlu diketahui, peristiwa kebakaran serupa juga melanda sedikitnya 30 unit rumah semi permanen milik warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, Minggu sore (26/1/2014). (MS/HERIYANTO)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER