Kamis

18 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 24 November 2013 | 16:46 WIB

    Telah dibaca 1402 kali

    Diparkir di Rumah pun Mobil Warga Medan Tetap Diterjang Badai Abu Gunung Sinabung

    Golfrid Hutagaol
    Itulah abu vulkanik Gunung Sinabung yang terlihat jelas menempel pada body mobil milik warga Medan, Minggu siang (24/11/2013). (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Kendati cuma diparkir di halaman rumah sejak Sabtu (23/11/2013) hingga Minggu (24/11/2013), toh mobil milik Daud, salah satu warga Medan, tetap saja diterjang badai abu vulkanik Gunung Sinabung. Fakta itu baru disadarinya pada Minggu pagi setelah Sabtu malam mengetahui Kota Medan diselimuti abu.

     

    Saat dikonfirmasi MartabeSumut, Minggu sore (24/11/2013) di kawasan Stadion Teladan Medan, Daud mengaku terkejut melihat seluruh body mobilnya penuh bercak putih bening seperti sisa-sisa pembakaran rokok. Abu berukuran cukup besar disebutnya menempel jelas secara berdekatan sementara abu yang berbentuk bintik-bintik kecil memenuhi sekujur body mobil. "Semalam siang mobil saya doorsmeer dan saya parkir di halaman rumah. Ehh, paginya sudah penuh bercak abu," katanya keheranan, sembari menyatakan telah mengetahui peristiwa badai abu menerjang Medan pada Sabtu malam. 

     

    Abu Vulkanik dari Gunung Sinabung

     

    Terpisah, Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Metrologi Klimatologi Geovisika (BMKG) Sumatera Utara Hendra Suwarta, memastikan, badai abu yang melanda Kota Medan sejak Sabtu malam hingga Minggu adalah sebaran dari kawah Gunung Sinabung di Kab Tanah Karo. "Hujan abu di Medan tadi malam memang dari Gunung Sinabung," ujarnya kepada MartabeSumut, Minggu siang (24/11/2013). Berdasarkan pemantauan BMKG, katanya, arah angin yang berhembus mengakibatkan abu vulkanik sampai ke Kota Medan.

     

    Pasca-ledakan Gunung Sinabung, kondisi cuaca Kota Medan pada Sabtu malam benar-benar dipenuhi badai abu. Pantauan MartabeSumut tadi malam di ruas Jalan Juanda, Jalan SM Raja, Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Djamin Ginting Medan, setidaknya beberapa ruas jalan protokol itu terlihat seperti dipenuhi kabut asap. Pengendara umum tampak melintas lambat karena pandangan yang terbatas, sedangkan yang memakai sepeda motor menutup mulut mereka dengan masker atau sapu tangan. Sekira jam 23.15 WIB, beberapa lembaga kemanusiaan turun ke jalan mebagi-bagikan masker kepada pengendara umum yang melintas. "Kayaknya ini bukan asap dari hutan yang terbakar tapi abu Gunung Sinabung," kata Veronika S kepada MartabeSumut, saat melintas di Jalan SM Raja. Warga Medan itupun mengaku ingin cepat sampai di rumahnya Jalan Denai karena badai abu yang muncul tiba-tiba di Kota Medan membuat mata perih dan pernafasan sesak. Sejumlah kendaraan yang terparkir di Jalan SM Raja, Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Juanda juga dipenuhi abu yang cukup tebal menempel di kendaraan.

     

    Masih berdasarkan pengamatan MartabeSumut di Kota Medan pada sejumlah ruas jalan protokol, Minggu sore (24/11/2013), hampir semua kendaraan masyarakat yang melintas dan parkir di kawasan terbuka tampak dipenuhi abu. Satu pemandangan yang tidak lajim terlihat di Kota Medan kendati aktivitas Gunung Sinabung sudah mulai aktif sejak beberapa bulan terakhir. Perlu diketahui pula, jarak Kota Medan dengan Gunung Sinabung yang terletak di Kab Tanah Karo, itu diperkirakan mencapai 80 Km.

     

    Status "Awas", 4 Desa Dikosongkan

     

    Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung menaikkan status Gunung Sinabung dari Siaga (level 3) menjadi "Awas" (level 4) terhitung mulai Minggu (24/11/2013) sekira pukul 10.00 WIB. PVMBG juga telah merekomendasikan sebanyak 4 desa dikosongkan dari kawasan Gunung Sinabung. Diantaranya; Desa Kutagunggung, Desa Kutarakyat, Desa Sigarang-garang dan Desa Sukanalu. Hingga kini aparat TNI beserta Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut masih intens di 4 desa untuk mengevakuasi warga. Jumlah pengungsi dikabarkan mencapai 6.301 jiwa atau 1.983 KK. Diperkirakan malam ini jumlah pengungsi akan bertambah karena berlangsung proses evakuasi dari 4 desa tersebut. (MS/GOLFRID)

     

     

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Diparkir di Rumah pun Mobil Warga Medan Tetap Diterjang Badai Abu Gunung Sinabung'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER