Sabtu

18 Agu 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.340,   Bulan Ini : 60.401
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 1 November 2013 | 20:01 WIB

    Telah dibaca 1397 kali

    Independensi KPU Diragukan dalam Pemilu 2014

    Saribakti

    MartabeSumut, Jakarta

     

    Kisruh dafatar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 akibat berbagai hal seperti data pemilih tanpa nomor induk kependudukan (NIK), data pemilih ganda, pemilih dibawah umur hingga nota kesepahaman pengamanan Pemilu antara KPU dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), semakin menajamkan keraguan banyak pihak terhadap independensi KPU.

     

    Pernyataan itu dilontarkan Ketua Forum Akademisi IT (FAIT) Hotland Sitorus, melalui release yang diterima MartabeSumut, Kamis malam (31/10/2013). Menurut Hotland, ruwetnya tahapan penyelenggaraan Pemilu 2014 dapat disaksikan dengan ditemukannya berbagai kejanggalan pada proses tahapan Pemilih. "Mempertegas keraguan berbagai pihak terhadap penyelenggara Pemilu 2014 atau KPU agar menjalankan tugas secara jujur, adil, bersih dan transparan," akunya.

     

    Penetapan DPT Diatur UU No 8/2012


    Penetapan DPT dijelaskannya telah diatur dalam Pasal 33 ayat (2) UU No 8 tahun 2012 yang mengamanatkan penyusunan daftar pemilih harus memuat NIK. "Namun masih banyak pemilih yang terdaftar di DPT belum memiliki NIK. Mengharuskan KPU bekerja keras untuk menyelesaikan persoalan tersebut walaupun persoalan NIK sebenarnya bersumber dari ketidakberesan Kemendagri selaku pengemban tugas penyedia administrasi kependudukan nasional," ujarnya.

     

    Semetara pada Pasal 48 ayat (1) UU No. 8 tahun 2012, lanjutnya, ada pula perintah penyediaan data pemilih, daftar pemilih sementara dan daftar pemilih tetap yang terintegrasi dengan sistem informasi administrasi kependudukan. "Apakah sudah terintegrasi? Apabila belum terintegrasi, itu menandakan bahwa sistem informasi administrasi kependudukan kita masih amburadul dan proyek E-KTP terbukti gagal. Ini tanggungjawab Kemendagri," ingatnya.

     

    Bisa Pakai KTP

     

    Namun bagi mereka yang belum terdaftar di DPT, dia menyatakan masih diperbolehkan menggunakan hak pilih pada Pemilu 2014 sebagaimana diatur Pasal 150 ayat (1). "Cukup menggunakan kartu tanda penduduk atau paspor. Namun Pasal 150 ayat (1) ini bisa jadi celah kecurangan Pemilu," tegasnya. Untuk itu, imbuh Hotland lagi, lembaga KPU Kabupaten/Kota dan KPUD Provinsi sebaiknya mengumumkan hasil perhitungan Pemilu 2014 melalui website KPUD masing-masing. "Kita harus belajar dari pengalaman masa lalu. Kemudian meminimalisir potensi kecurangan Pemilu 2014," cetusnya.

     

    Sementara itu, Sekjen FAIT Janner Simarmata menambahkan, FAIT akan turut berpartisipasi dalam pengawasan setiap tahapan Pemilu 2014. Sebab masyarakat Indonesia disebutnya menginginkan Pemilu 2014 berjalan jujur, adil dan transparan. "Dalam waktu dekat kami akan menjajaki komunikasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bekerja sama melakukan pengawasan Pemilu 2014 ke semua daerah," tutup Janner Simarmata. (MS/Rel/SARIBAKTI)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER