Jumat

26 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 27 Oktober 2013 | 10:07 WIB

    Telah dibaca 1586 kali

    Besok Ribuan Buruh "Unjuk Gigi", Hindari Melakukan Perusakan Fasilitas Publik..!

    Dekson H
    Salah satu aksi massa di Medan beberapa waktu lalu yang menuntut pemerintah/pengusaha memperhatikan nasib pekerja dan buruh.(Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

     

    Ribuan buruh berencana unjukrasa pada beberapa instansi pemerintah di Kota Medan, Senin besok, (28/10/2013). Rencana tersebut pun disikapi Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Syarief Gunawan dengan mengingatkan demonstran agar tetap beraksi damai tanpa anarkis apalagi melakukan perusakan fasilitas publik.

     

    Tatkala menggelar apel pasukan, Sabtu (26/10/2013) di Mapolda Sumut, Kapoldasu mengatakan, 7.000 personel gabungan Polri dan TNI dikerahkan mengamankan aksi buruh yang menuntut kenaikan upah minimun kab/kota (UMK) dan upah minimum provinsi (UMP). "Demonstran silahkan menyampaikan aksi dengan damai, tanpa anarkis serta jangan merusak fasilitas publik. Para personel juga saya minta jeli mengantisipasi perusakan fasilitas milik pemerintah maupun umum, pemblokiran jalan dan aksi duduk di ruas jalan umum. Hindari bentrok maupun korban dari pihak manapun," tegas Kapoldasu.

     

    Menurut Kapoldasu, jumlah 7.000 personel gabungan meliputi 6.500 Polri dan 500 TNI. Semuanya akan ditempatkan dari lokasi keberangkatan buruh, titik kumpul, perjalanan ke lokasi aksi hingga tempat menyampaikan aspirasi semisal kantor gubernur, gedung DPRD Sumut, kantor Disnaker Sumut/Medan, kantor Walikota Medan, kantor DPRD Medan, Lapangan Merdeka, kantor Disnaker serta Bandara Kualanamu. Pantauan MartabeSumut, Minggu pagi (27/10/2013), beberapa titik strategis tujuan demonstran telah dilengkapi pengamanan kendaraan taktis, barikade kawat berduri dan mobil water cannon.

     

    Tuntutan Buruh

     

    Sementara itu, massa yang berencana unjukrasa disebut-sebut berbendera  Serikat Pekerja dan Buruh se-Sumatera Utara. Mereka telah menyampaikan surat pemberitahuan ke polisi dengan jumlah massa mencapai 2.000 orang. Tuntutan massa terkait aspirasi kenaikan UMP dan UMK 50%, menuntut kenaikan UMP Sumut dan UMK Kota Medan, Kab Deliserdang dan Kab Sergai sebesar 50% per Januari 2014. Selain kenaikan UMP/UMK, demonstran diperkirakan juga menyatakan menolak upah murah buruh, menuntut penerapan program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) bagi seluruh rakyat Indonesia mulai 1 Januari 2014, penghapusan tenaga outsourching dan seruan kepada pemerintah untuk memeriksa pejabat PLN Sumbagut yang kerap memadamkan listrik seenaknya.

     

    UMP Sumut Rp. 1.375.000, UMK Medan Rp. 1.650.000

     

    Catatan MartabeSumut, sejak elemen buruh berunjukrasa menuntut kenaikan UMP Sumut dan UMK kab/kota tahun 2012 lalu, maka pada bulan Desember 2012 Pemprovsu pun menetapkan UMP Sumut 2013 sebesar Rp. 1.375.000. Sementara Walikota Medan menandatangani UMK Kota Medan 2013 sebesar Rp. 1.650.000 pada 18 Desember 2012 silam. Namun hingga kini buruh tetap saja mengeluhkan terus jumlah tersebut. Mereka kerap berunjukrasa ke kantor Gubsu Jalan Diponegoro dan kantor Walikota Medan untuk menuntut kenaikan UMP/UMK 50 % lagi untuk efektif berlaku 2014. Pada tahun 2012 aksi demonstrasi buruh di Sumut selalu meneriakkan kenaikan UMP Sumut sebesar Rp. 2.200.000. Perlu diketahui pula, beberapa hari lalu, pasca-demonstrasi buruh di kantor Walikota Medan, Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin dikabarkan telah menyetujui kembali kenaikan UMK Kota Medan dengan kisaran Rp. 1.850.000.  (MS/DEKSON)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Besok Ribuan Buruh "Unjuk Gigi", Hindari Melakukan Perusakan Fasilitas Publik..!'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER