Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 4 Oktober 2013 | 00:29 WIB

    Telah dibaca 1378 kali

    PLN Tidak Punya Rasa Malu Naikkan TDL Setelah Padamkan Listrik Tak Beraturan

    Budiman Pardede
    Puluhan orang berunjukrasa pada Kamis siang (3/10/2013) di gedung Dewan seraya menghujat kinerja PLN Sumbagut yang terus memadamkan listrik bak mengalahkan dosis minum obat setiap hari. (Foto: Martabe

    MartabeSumut, Medan

    Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak punya rasa malu lagi menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sejak 1 Oktober 2013 disela-sela kebijakan seenaknya memadamkan listrik secara tidak beraturan akhir-akhir ini. Padahal, akibat pemadaman dan kenaikan TDL tersebut, tidak sedikit masyarakat yang semakin kesulitan.

    Ungkapan kekesalan itu dilontarkan puluhan demonstran berbendera Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (DEM IAINSU) saat berunjukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), Kamis (3/10/2013).  Pantauan MartabeSumut di gedung Dewan, massa yang tiba pukul 11.30 WIB berkumpul di depan pintu utama. Mereka berorasi di halaman sembari membentangkan spanduk dan karton-karton bertuliskan kata-kata hujatan terhadap PLN Sumbagut. "Bubarkan PLN,  Seenaknya dan tidak tahu malu menaikkan TDL padahal listrik dipadamkan tak beraturan setiap hari," teriak demonstran.

     

    Mengutuk PLN


    Koordinator Aksi RS Sirait, dalam orasinya mengatakan, pihaknya mengutuk keras pemadaman listrik tak beraturan yang dilakukan PLN sampai saat ini. Oleh sebab itu, katanya, DEM IAINSU menyampaikan 5 pernyataan sikap untuk ditindaklanjuti DPRDSU. Diantaranya: menolak kenaikan TDL karena PLN tidak tahu malu telah menzholimi kebutuhan listrik rakyat, meminta PLN memenuhi hak dasar konsumen pemakai listrik sesuai UU Pokok Kelistrikan dan Pasal 26 UU No 15 tahun 1985 tentang Ketenagalistrikan, meminta penerapan sanksi pidana pokok/tambahan terhadap PLN selaku pemasok tunggal listrik, mendesak KPK mengusut persoalan krisis listrik yang diduga melibatkan Menteri BUMN/pejabat teras PLN serta mendesak Meneg BUMN mundur dari jabatannya karena tidak mampu mengatasi krisis listrik. "Tolak kenaikan TDL, PLN tak tahu malun," cetusnya.

    Masih berdasarkan pantauan MartabeSumut, selang beberapa menit kemudian, Humas DPRDSU Rospita Pandiangan dan anggota DPRDSU Hidayatullah menemui pengunjukrasa. Di hadapan demonstran, Hidayatullah terlihat sangat bersemangat menyahuti aspirasi massa. "Kami di DPRDSU akan mendesak Gubsu untuk secepatnya menemui Meneg BUMN terkait krisis listrik di Sumut ini," kata politisi PKS itu. Usai mendengar tanggapan tersebut, demonstran pun membubarkan diri secara teratur pada pukul 12.20 WIB. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'PLN Tidak Punya Rasa Malu Naikkan TDL Setelah Padamkan Listrik Tak Beraturan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER