Sabtu

20 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 21 September 2013 | 11:58 WIB

    Telah dibaca 2198 kali

    Pasca-kemarahan Warga Binjai dan Lubuk Pakam, Gubsu Imbau PLN Profesional Padamkan Listrik

    Golfrid Hutagaol
    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho, ST. (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

     

    Pasca-kemarahan warga Kota Binjai dan Lubuk Pakam 2 hari lalu, Gubsu Gatot Pujo Nugroho, ST, mengimbau PLN profesional melakukan pemadaman listrik bergilir. Bila pemadaman tidak terelakkan, kata Gubsu, maka PLN harus membuat jadwal pemadaman secara profesional tanpa kebijakan yang semena-mena.

     

    "Kemarahan warga di Binjai dan Lubukpakam kemarin harus menjadi kemarahan terakhir warga karena menyesalkan kinerja PLN. Saya mendesak PLN segera bertindak cepat menyelesaikan krisis listrik yang justru semakin menjadi-jadi dalam 2 pekan terakhir. Pemadaman listrik yang tidak terjadwal dan cenderung semena-mena dikhawatirkan akan memicu kemarahan warga," ingat Gubsu kepada wartawan di Gubernuran, Jumat (20/9/2013).

     

    Banyak Menerima Keluhan

     

    Gubsu pun mengakui banyak menerima keluhan dari masyarakat. Menurut dia sudah tak terhitung lagi yang langsung menelepon dan mengirimkan pesan SMS. Intinya, ujar Gubsu, masyarakat menilai PLN sudah kelewatan melakukan pemadaman. Tidak terjadwal namun seperti minum obat dengan dosis tinggi dan waktunya juga tak terukur. Tak hanya lewat SMS, Gubsu juga memantau keresahan warga Sumatera Utara melalui jejaring sosial. Kicauan dan celotehan masyarakat disebutnya pedas-pedas dan wajib jadi bahan introspeksi bagi seluruh institusi PLN. "Sumatera Utara pernah mengalami situasi seperti ini 5-6 tahun lalu. Kini krisis kembali terulang. Janganlah terulang lagi 6-7 tahun ke depan. Harus ada solusi cerdas dan penyelesaian tuntas," harapnya, seraya menegaskan, sudah berkali-kali menyampaikan kondisi kelistrikan dan kegeraman masyarakat Sumatera Utara ke Pemerintah Pusat baik melalui Dewan Energi Nasional maupun langsung menelpon Direktur Utama PLN Nur Pamudji.

     

    PLN Janji November Listrik Mulai Pulih

     

    Gubsu membeberkan, berdasarkan laporan dan desakan tersebut, Dirut PLN Nur Pamudji akhirnya datang ke Gubernuran Medan pada 5 September 2013 dan berjanji akan memulihkan pemadaman listrik di Sumut secara berangsur-angsur pada bulan pada November 2013 seiring mulai beroperasinya 3 genset sewaan. Gubsu berharap jadwal itu tidak molor lagi dan masyarakat dimintanya tetap bisa berlapang dada, bersabar serta menghindari aksi-aksi anarkis.

     

    Jangan Picu Kemarahan Warga

     

    Pada sisi lain, pemadaman yang tidak terjadwal disebut Gubsu akan memicu kemarahan warga. Apalagi pemadaman terjadi berapa kali dalam 24 jam sehingga sangat mengganggu aktivitas rumah tangga yang memiliki anggota keluarga yang bersekolah, kuliah dan bekerja. "Jadwal pemadaman harus dibuat professional. Jangan picu kemarahan warga karena semua pihak akan sangat terganggu. Pemadaman pagi, siang, sore dan malam sudah mengalahkan dosis minum obat. Ini jelas memancing-mancing orang marah namanya. PLN tidak boleh semena-mena," cetus Gubsu. 

     

    DPRDSU Tuding PLN Bobrok

     

    Sementara itu, sebelumnya, sindiran keras juga dilontarkan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) tatkala melakukan pertemuan dengan manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah I Sumut, belum lama ini di ruang Komisi D DPRDSU. Salah satunya adalah "PLN bobrok..!".

     

    Pernyataan pedas PLN bobrok itu keluar dari bibir anggota Komisi D DPRDSU Zulkifli Efendi Siregar, saat pimpinan rapat Guntur Manurung dan Sudirman Halawa memberinya kesempatan bicara. "Belakangan ini sikap PLN benar-benar kelewatan. Mematikan arus listrik seenaknya tanpa memandang waktu dan tidak beraturan lagi. Kasihanilah rakyat yang membutuhkan listrik dalam kehidupannya sehari-hari. PLN benar-benar bobrok betul," cetus politisi Fraksi Hanura itu dengan nada tinggi, sembari menyesalkan sikap PLN yang kerap mencari alasan listrik padam disebabkan pemeliharaan mesin hingga kondisi kabel bawah tanah yang sudah tua.

     

    Anggota DPRDSU Kesal

     

    Pantauan MartabeSumut di lokasi rapat, selain Zulkifli, beberapa anggota Komisi D DPRDSU juga melepaskan kekesalan dengan kondisi kelistrikan di Sumut yang sejak 2 bulan belakangan kembali 'hidup mati' tanpa sebab yang jelas. Ajib Shah misalnya. Menurut Ajib, keputusan PLN memutuskan arus listrik akhir-akhir ini cenderung menampakkkan sikap frustasi atau sesuka hati tanpa peduli merugikan kepentingan  rakyat. "Kinerja PLN mengerikan. Juni 2012 salah satu Direksi PLN pusat bicara di RDP Komisi D dan berjanji mencari cadangan listrik lain. Lalu beberapa waktu lalu, keluar statemen prematur salah satu petinggi PLN Wilayah I Sumut di media massa terkait pasokan listrik yang akan berjalan stabil di Sumut. Nyatanya, apakah pernah ditempuh semua yang dikatakan petinggi PLN itu," sesal Ajib. Politisi Fraksi Partai Golkar ini berharap PLN memperbaiki pelayanan kelistrikan rakyat khususnya memasuki bulan suci Ramadhan tahun 2013.

     

    Jangan Padamkan Listrik Seenaknya

     

    Hal senada disampaikan anggota Komisi D DPRDSU Budiman P Nadapdap. Bagi legislator F-PDIP itu, GM PLN Wilayah I Sumut dan jajaran manajemen PLN yang hadir harus serius memikirkan masukan-masukan kritis anggota DPRDSU. "Apa langkah PLN Sumut agar listrik tidak padam seenaknya tanpa aturan setiap hari," tanya Budiman Nadapdap. Dengan terbentuknya Pansus Kelistrikan DPRDSU beberapa waktu lalu, lanjut Budiman, tidak sedikit masyarakat Sumut yang datang menyampaikan aspirasi ke DPRDSU dan mengungkapkan tekad untuk menggugat PLN. "Pansus akan bekerja mengusut dan menyelidiki kinerja PLN. Sebab warga mengeluhkan kerusakan alat-alat elektronik akibat listrik padam tak beraturan dan daya listrik yang tidak stabil saat hidup," akunya. Menurut Budiman, bila PLN Wilayah I Sumut dan Sumbagut tidak memiliki cadangan listrik, minimal bisa meminta reserve dari PT Inalum untuk dialihkan. "Kami butuh ketegasan PLN, cukup gak pembangkit listrik di Sumut? Atau apa perlu kita minta lapangan Benteng Medan di depan Kodim itu untuk menampung alat-alat elektronik rakyat Sumut yang terlanjur rusak untuk diganti PLN," sesal Budiman Nadapdap lagi. 

     

    Beban Puncak Tertinggi

     

    Menanggapi tudingan dan berbagai kritik pedas tersebut, GM PT PLN Wilayah I Sumut Dyananto, GM Pembangkit Sumbagut Bernadus Sudarmanta dan manajer Subsistem Beban Puncak PLN Sumbagut G Barus, mengakui blak-blakan kalau kondisi kelistrikan subsistem Sumbagut mengalami beban puncak tertinggi per 28 Maret 2013 pukul 19.30 WIB dengan kapasitas 1.653, 4 Mega Watt. (MW). Beban puncak tertinggi tersebut dinilai Diananto semakin menyulitkan manakala mesin pembangkit GT 11 dan GT 12 yang ada di Belawan sedang menjalani proses perawatan akibat mesin dan kabel-kabel bawah tanah yang sudah masuk kategori tua. Untuk diketahui, hingga berita ini diturunkan, Sabtu (21/9/2013), fakta arus listrik padam masih saja terjadi sejak pagi, siang, sore sampai malam.

     

    PLN Tak Bisa Beri Jaminan Listrik Tidak Padam

     

    Kepala Humas PT PLN Wilayah Sumut Raidir Sigalingging, beberapa waktu lalu pernah dikonfirmasi MartabeSumut di gedung DPRDSU, terkait jaminan agar listrik tidak padam lagi di Medan maupun penjuru Sumut. Namun ironisnya, Raidir justru sangat santai alias terlihat tanpa beban sedikitpun mengatakan PLN tidak bisa memberi jaminan tersebut. Raidir pun berkilah dengan mencontohkan masyarakat yang membeli 1 mobil baru. Bagi dia, kondisi mesin-mesin PLN saat ini sama persis dengan mesin mobil baru yang tidak mungkin bisa dijamin 100% berkualitas baik. "Mobil baru saja mesinnya dapat rusak ketika dipakai pertama kali. Begitu pula mesin-mesin pembangkit milik PLN. Artinya, PLN tidak akan pernah bisa memberi jamainan kalau listrik tidak akan padam lagi," tepis Raidir enteng. (MS/Rel/BUD/GOLFRID)

     

     

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Pasca-kemarahan Warga Binjai dan Lubuk Pakam, Gubsu Imbau PLN Profesional Padamkan Listrik'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER