Sabtu

20 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 5 September 2013 | 00:09 WIB

    Telah dibaca 1857 kali

    Massa Serukan Dugaan Korupsi di PTPN IV

    Budiman Pardede
    Anggota Komisi A DPRDSU Oloan Simbolon, Ahmad Ikhyar Hasibuan dan Syahrial Harahap menerima aspirasi massa, Rabu siang (4/9/2013). (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

     

    Belasan orang berbendera Jaringan Keadilan Nusantara (JKS) berunjukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), Rabu siang (4/9/2013). Massa menyerukan pemeriksaan dan penangkapan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN IV atas beberapa kasus dugaan korupsi yang terjadi.

     

    Pantauan MartabeSumut, massa yang datang dengan sepeda motor dan angkutan kota langsung memasuki halaman utama gedung Dewan pada pukul13.50 WIB. Di depan pintu masuk, demonstran memajang karton-karton bertuliskan kalimat-kalimat kecaman terhadap manajemen PTPN IV. "Manajemen BUMN PTPN IV itu sarang korupsi. Banyak sekali korupsi di sana," teriak salah satu pengunjukrasa.

     

    Sementara itu, Koordinator Aksi S Harahap dan Koordinator Lapangan AM Tampubolon, dalam orasinya membeberkan, pihaknya memiliki data-data valid terkait kasus-kasus dugaan korupsi yang melibatkan pimpinan/manajemen PTPN IV. Diantaranya; penyalahgunaan kredit dari Bank Mandiri terkait proyek pembukaan perkebunan di Kab Mandailing Natal sekira Rp. 66, 1 Miliar, dugaan korupsi dana revitalisasi perkebunan tahun 2007 Rp. 289 Miliar dan dugaan penjualan lahan plasma di Kecamatan Batahan dengan mengatasnamakan KUD Pasar Baru senilai Rp. 45 Miliar. "Masih banyak kasus-kasus lain termasuk belum merealisasikan kebun plasma kepada rakyat melalui KUB Bangko Jaya seluas 2.000 Ha, KUD Setia Abadi seluas 2.400 Ha dan KUD Pasar baru Batahan seluas 3.300 Ha. Kami memiliki data pendukung dugaan korupsi di PTPN IV. Kami mencurigai Kepala Bagian Pertanahan PTPN IV Wahid Rambe, SH, terlibat kasus dugaan korupsi," teriak Harahap.

     

    Sedangkan Tampubolon meminta Kapoldasu dan Kajatisu segera melakukan penyelidikan ke kantor pusat PTPN IV di Medan untuk mengungkap fakta sebenarnya. "Periksa petinggi PTPN IV seperti Direktur Utama dan Kabag Pertanahan Wahid Rambe. Seret pencuri uang negara ke pengadilan. Anggota DPRDSU juga kami minta memanggil pejabat PTPN IV," cetusnya, diikuti yel-yel massa 'bebaskan PTPN IV dari korupsi, tangkap dan adili pejabat-pejabat PTPN IV yang terindikasi korup'. Masih berdasarkan pantauan MartabeSumut, selang 10 menit berorasi, Ketua Komisi A DPRDSU Oloan Simbolon, anggota Komisi Ahmad Ikhyar Hasibuan, Syahrial Harahap dan Humas DPRDSU Rospita Pandiangan menemui pengunjukrasa. Menurut ke-3 anggota Dewan, aspirasi massa JKS akan dipelajari, untuk selanjutnya disampaikan kepada pimpinan DPRDSU. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Massa Serukan Dugaan Korupsi di PTPN IV'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER