Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 27 Februari 2012 | 18:18 WIB

    Telah dibaca 917 kali

    Dua Gelombang Massa Serukan Penyimpangan Anggaran Berjemaah di Pemprovsu

    Gomgom N
    Kantor Gubernur Sumut. (Foto: MS/MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan



    Puluhan orang mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sentra Monitoring Informasi (SMI) dan LSM Transparansi Sumatera Utara menyerukan berbagai masalah penyimpangan anggaran di Pemprovsu, yang disebut-sebut telah merajalela dilakukan para pejabat secara berjemaah. Aksi tersebut mereka teriakkan di gedung DPRD Sumut, Senin (27/2) sekira pukul 12.15 WIB.

    Dana Menyimpang, Fiktif & Mark-up

    Dalam orasinya, Kordinator Lapangan Azrul Hasibuan, mengatakan, penggunaan anggaran di Pemprovsu sangat perlu diusut sebab sangat banyak ditemukan pengeluaran yang menyimpang, fiktif hingga mark-up. "Kita menduga kuat telah terjadi praktik subur korupsi di Pemprovsu. Para pejabat Pemprovsu melakukannya secara berjemaah," ujar Azrul, seraya mencontohkan indikasi korupsi APBD Sumut 2011 pada kegiatan pengiriman peserta Pekan Nasional Tani dan Nelayan (PNTN) di Kalimantan Timur sebesar Rp 950 juta.

    Pungli PNTN di Kaltim

    Berdasarkan informasi dan data yang kami kumpulkan terkait kegiatan PNTN di Kalimatan Timur itu, kata Azrul, pihak Biro Perekonomian Pemprovsu mengutip dana liar dari peserta Sumut yang sebenarnya sudah dianggarkan APBD Sumut. "Jadi setiap peserta diminta mengirimkan uang Rp. 8.900.000 ke rekening pribadi oknum Biro Perekonomian. Lucunya lagi, peserta dari kab/kota se-Sumut sudah dibiayai pemerintah kab/kota. Lalu kok ada lagi anggaran dari kantong APBD Sumut 2011 Rp 950 juta," heran Azrul, yang diikuti yel-yel 'periksa penyimpangan anggaran' di Pemprovsu.

    Dugaan Korupsi di BLH Provsu

    Pantauan MartabeSumut di lokasi, selain kutipan liar dan keanehan anggaran untuk PNTN d Kaltim, Azrul juga membeberkan dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemprovsu UPT Laboratorium tahun 2009, yang disebut-sebut kurang menyetorkan PAD ke kas daerah. "Ada senilai Rp. 2 Miliar yang selisih disetorkan. Kok Pemprovsu diam saja, ada apa di Pemprovsu. Apa sudah sama-sama tahu dengan penyimpangan anggaran," sindirnya.

    Oleh sebab itu, LSM SMI dan LSM Transparansi Sumatera Utara dikatakannya menuntut Kejatisu dan Kapoldasu segera turun menyingkap dan mengusut praktik penyimpangan anggaran di Pemprovsu. Sementara Plt Gubsu diminta mencopot para pejabat yang terindikasi korupsi dan memperkaya diri maupun kroni-kroni. Aksi massa tersebut berakhir sekira pukul 12.30 WIB. Aspirasi mereka hanya diserahkan kepada Humas DPRDSU. (MS/GOM)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Dua Gelombang Massa Serukan Penyimpangan Anggaran Berjemaah di Pemprovsu'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER