Selasa

19 Jun 2018

Pengunjung Hari Ini : 972,   Bulan Ini : 37.193
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 15 Juli 2013 | 17:45 WIB

    Telah dibaca 1816 kali

    Izin Menhut Berakhir 9 Agustus 2013, Jalan Penghubung Humbahas dan Pakpak Barat Sebatas Mimpi

    Budiman Pardede
    Juru Bicara Tim Kunker 8 DPRDSU Biller Pasaribu saat menyerahkan laporan kepada Wagubsu dalam Sidang Paripurna, Senin (15/7/2013). (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Jalan penghubung antara Kab Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Kab Pakpak Barat yang terletak di Desa Batu Gajah Kec Parlilitan, hanya sebatas mimpi belaka bila sampai 9 Agustus 2013 tidak direalisasikan. Pasalnya, Surat Menteri Kehutanan (Menhut) Nomor S.422/Menhut-VII/2011 tanggal 9 Agustus 2011 terkait persetujuan prinsip penggunaan kawasan hutan Register 41 untuk pembangunan jalan seluas 5,33 Ha, hingga kini belum direalisasikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

     

    Peringatan itu dilontarkan Biller Pasaribu, juru bicara Tim 8 Kunjungan Kerja (Kunker) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) dalam Sidang Paripurna DPRDSU beragenda laporan Kunker DPRDSU, Senin siang (15/7/2013) di gedung Dewan. Di hadapan Wakil Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi, Pimpinan SKPD Sumut dan anggota DPRDSU, Biller mengatakan, Tim 8 DPRDSU telah melakukan Kunker ke Kab Samosir, Kab Toba Samosir, Kab Humbahas, Kab Tapanuli Utara (Taput), Kab Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga pada 4-9 Juli 2013. Saat mengunjungi Kab Humbahas, lanjut Biller, pihaknya mendapat informasi dari Pemkab Humbahas terkait deadline waktu pembangunan jalan penghubung antara Humbahas dan Pakpak Barat yang berakhir 9 Agustus 2013. "Persetujuan prinsip yang dikeluarkan Menhut sejak 9 Agustus 2011 berlaku selama 2 tahun. Artinya, bila sampai 9 Agustus 2013 Gubsu tidak mengambil sikap untuk membangun jalan provinsi tersebut, maka semua rencana itu hanya mimpi belaka," cetus Biller.

     

    Oleh sebab itu, imbuh Biller, Tim 8 Kunker DPRDSU merekomendasikan kepada Gubsu agar segera merespon surat Menhut yang dalam waktu dekat akan kedaluarsa. "Pemkab Humbahas dan Pemprovsu wajib menemui Menhut untuk perpanjangan izin prinsip hutan register. Paling tidak anggaran pembangunan jalan bisa ditampung dalam P-APBD Sumut tahun 2013," terangnya. Seandainya jalan penghubung Humbahas-Pakpak Barat telah dibangun, Biller berkeyakinan jarak tempuh sekira 20 Km itu akan membuat masyarakat Sumut tidak perlu lagi memutar jauh melalui Kab Tapanuli bila berencana menuju KOta Sidikalang atau Kab Pakpak Barat. Usai membacakan laporannya, Biller pun menyerahkan kepada Wagubsu HT Erry Nuradi dan Ketua DPRDSU H Saleh Bangun. (MS/BUD)

     


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER