Rabu

14 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.888,   Bulan Ini : 46.069
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 28 November 2012 | 18:31 WIB

    Telah dibaca 2012 kali

    Warga Sibiru-biru Makan Abu, Proyek Pengerasan Jalan Pemkab Deli Serdang Tanpa Pengaspalan

    Charlie
    Warga Dusun Sukarame Desa Landi Rejo Kec Sibiru-biru Deli Serdang kenyang makan abu akibat proyek pengerasan jalan tanpa pengaspalan. (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Deliserdang

    Ribuan warga Dusun Sukarame Desa Landi Rejo Kec Sibiru-biru Deli Serdang 'sakit gigi'. Pasalnya, kurun waktu 1 bulan terakhir, proyek pengerasan jalan Pemkab Deli Serdang tidak diikuti dengan pengaspalan. Akibatnya, warga setempat kenyang 'makan' abu saat kendaraan melintasi jalan.

    Kodrat Tarigan (60), warga Jalan Deli Tua Sibiru-biru mengatakan, sudah 1 bulan lalu proyek pengerasan jalan sepanjang 2 Km dilakukan Pemkab Deli Serdang. Namun celakanya, lanjut Tarigan, pengerasan jalan memakai pasir dan batu kecil justru tidak dilanjutkan dengan pengaspalan. "Untuk apa proyek jalan ini kalau Pemkab tidak menyelesaikan. Sama saja menyuruh kami makan dan mengisap abu setiap hari," keluhnya kepada MartabeSumut, Rabu siang (28/11) di lokasi Jalan Deli Tua. menurut dia, pemborong pelaksana proyek pengerasan dan para pekerja juga sudah tidak tampak lagi di lapangan. Jalan sekira 2 Km itu disebutnya semakin mengerikan tatkala mobil truk, tronton dan trailer melintas di jalan raya. "Sudahlah bising lalulintas, abu dan asap juga berterbangan ke rumah kami. Pokoknya kenyanglah keluarga kami makan abu 1 bulan ini," akunya.

    Hal senada disampaikan Rahmat Ginting (37). Menurut Rahmat, pengerasan jalan tanpa pengaspalan semakin memperparah wilayah dan kesehatan masyarakat sekitar. Kalau memang pengaspalan belum dianggarkan, dia meminta Pemkab Deli Serdang untuk menurunkan tim penyiram jalan dengan air secara rutin setiap hari. "Sebab kalau begininya, kami yang susah bang. Asap dan abu kami hisap tiap hari. Mending tak ada pengerasan seperti kemarin. Biarkan saja jalan rusak dan berlobang. Kami minta Pemkab Deli Serdang cepat mengaspal jalan ini sebelum masyarakat kehabisan rasa sabar," ketus Ginting. MartabeSumut pun mencoba mengkonfirmasi masalah tersebut kepada Kepala Dinas PU Binamarga Deli Serdang di Lubuk Pakam. Namun sayang tidak berada di tempat sedangkan beberapa stafnya enggan memberikan komentar. Pantauan MartabeSumut di lokasi, pengerasan jalan sekira 2 Km tanpa pengaspalan itu memang berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Abu terlihat berterbangan di udara saat kendaraan melintas. Masyarakat yang berjalan kaki dan mengendarai sepeda motor tampak selalu menutup mulut/hidung tatkala melintas atau sedang berada di ruas jalan. (MS/CHARLIE)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER