Senin

27 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 27 November 2012 | 22:19 WIB

    Telah dibaca 1162 kali

    Setelah Gawang Partai Demokrat Sumut Jebol, Sekarang Jaringnya di DPRDSU Koyak

    Budiman Pardede
    Beberapa anggota Fraksi Demokrat DPRDSU menuntut agenda ke-3 dari pimpinan Rapat Chaidir Ritonga. (Foto: MartabeSumut).

    Paripurna DPRDSU Diwarnai Interupsi 19 anggota F-Demokrat DPRDSU Penuntut Pergantian Pimpinan Fraksi


    MartabeSumut, Medan


    Setelah 'gawang' Partai Demokrat (PD) Sumut jebol pada Senin (22/10) lantaran striker Partai (Ketua dan Sekretaris) saling menendang gol bunuh diri saat penyusunan pimpinan komisi DPRDSU, maka Selasa pagi (27/11), giliran 'jaring gawang' sendiri yang 'dikoyak pemain' Demokrat terkait tuntutan pergantian pimpinan Fraksi.


    Pantauan MartabeSumut di gedung Dewan, koyaknya jaring gawang PD Sumut itu jelas terlihat tatkala 27 pemain (legislator) Demokrat di DPRDSU terpecah 2. Pada satu sisi, 19 pemain menampilkan semangat interupsi kepada pimpinan rapat Paripurna dan tetap ngotot meminta Paripurna DPRDSU mengumumkan surat DPD Partai Demokrat Sumut No.74/DPD.PD/SU/XI/2012 tertanggal 8 November 2012 tentang Pergantian Komposisi Pimpinan dan Anggota Fraksi yang ditandatangani Ketua HT Milwan dan Wakil Sekretaris Farianda Putra Sinik. Pada sisi lain, 8 pemain Demokrat lainnya tampak tidak ambil pusing alias minus bersuara namun lebih banyak duduk manis mengikuti irama situasi yang berkembang.

     

    Paripurna Dimulai dengan Rapat Pimpinan

     

    Masih berdasarkan pengamatan MartabeSumut, sejak rapat Paripurna dibuka pukul 10.15 WIB, pimpinan rapat H Saleh Bangun, Chaidir Ritonga, Kamaluddin Harahap dan Sigit Pramono telah memulai sidang dengan memanggil semua pimpinan fraksi DPRDSU ke ruang khusus untuk rapat kecil sekira 10 menit. Menariknya, Ketua Fraksi Demokrat Tahan Panggabean dan Ketua Fraksi Demokrat versi SK DPD PD Sumut Sopar Siburian, justru sama-sama mengikuti pertemuan kecil tersebut. Usai rapat kecil, Saleh Bangun kembali memulai sidang beragenda penyampaian nota keuangan dan Ranperda RAPBD Sumut 2013 oleh Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, ST. Namun sebelum Gatot membacakan nota laporan, Mustofawiyah Sitompul dan Arifin Nainggolan (2 dari 19 pemain) melakukan interupsi. "Kami minta pimpinan rapat Paripurna ini memasukkan pergantian Fraksi Demokrat sebagai agenda ke-3 Paripurna setelah agenda nota keuangan dan pengusulan Wakil Gubsu jadi Gubsu defenitif. Kami minta agenda ke-3 Paripurna hari ini mengumumkan nama pimpinan Fraksi Demokrat yang baru sesuai surat Ketua PD Sumut yang telah dikirimkan ke DPRDSU," teriak Mustofa.  

     

    Namun interupsi keduanya ditanggapi dingin oleh pimpinan rapat dengan alasan telah ada pertemuan dan pembicaraan awal pimpinan DPRDSU bersama 10 pimpinan fraksi saat Paripurna dimulai. Entah karena suara Saleh Bangun memang bernada kecil atau sengaja dibuat kurang jelas, yang pasti jawaban Saleh Bangun terdengar 'memberi angin segar' kepada '19 pemain' Demokrat agar sabar menunggu agenda ke-3 sesuai kesepakatan rapat unsur pimpinan. "Jadi kemungkinan besar dibahas nanti," cetus Saleh Bangun. Gatot pun dipersilahkan menyampaikan nota keuangan yang selanjutnya ditanggapi juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRDSU Sudirman Halawa. Setelah agenda tersebut tuntas, Saleh Bangun melanjutkan agenda ke-2 Paripurna terkait pembacaan salinan Keputusan Presiden RI (Keppres) No. 95/P/tahun 2012 tentang pemberhentian Syamsul Arifin sebagai Gubsu dan pengusulan Wakil Gubsu Gatot Pujo Nugroho, ST, menjadi Gubsu. Tapi sebelum mulai, hal unik terjadi tatkala Saleh Bangun, yang nota bene Ketua DPRDSU dari Fraksi Demokrat, menyerahkan palu pimpinan rapat kepada Wakil Ketua Chaidir Ritonga (Fraksi Golkar). Pemandangan itu membuat Arifin Nainggolan berang dan melakukan interupsi. "Kenapa harus ganti pimpinan rapat, ada apa ini. Wibawa Paripurna tidak akan ada bila pimpinan rapat berganti-ganti," sesalnya, seraya meminta Saleh Bangun tetap memimpin rapat. Interupsi yang dilontarkan Arifin ternyata hanya didengar namun tanpa jawaban tegas dari Chaidir selaku pimpinan rapat. Selanjutnya Sekwan DPRDSU Randiman Tarigan diberi kesempatan membacakan salinan Keppres pemberhentian Syamsul Arifin sebagai Gubsu dan diikuti pendapat 10 Fraksi DPRDSU menyangkut pengusulan Wakil Gubsu Gatot Pujo Nugroho, ST, menjadi Gubsu defenitif.
     
    19 Pemain Demokrat Dikibuli ?

    Ironisnya, 19 pemain Demokrat yang sejak awal menunggu dengan sabar agenda ke-3 justru terkesan dikibuli oleh pimpinan rapat. Pasalnya, pimpinan rapat Paripurna Chaidir Ritonga langsung menutup rapat Paripurna setelah 10 Fraksi menyampaikan pendapat akhir masing-masing. Ibarat angin berhembus, Saleh Bangun, Sigit Pramono dan Kamaluddin Harahap sudah melesat lenyap tidak terlihat lagi di meja sidang. Chaidir pun 'dihakimi' 19 pemain Demokrat yang melakukan interupsi. "Mana agenda ke-3 pimpinan," teriak Mustofawiyah Sitompul. "Pimpinan tidak bisa menutup Paripurna ini," cetus Nur Hasanah. "Pimpinan sidang harus melanjutkan Paripurna ini," seru Arifin Nainggolan. Lucunya, dengan enteng Chaidir mengatakan bahwa agenda ke-3 itu adalah masalah internal DPRDSU yang tidak perlu melibatkan tamu-tamu/undangan dari SKPD Provsu. "Jadi kita tunggu dulu tamu-tamu ini pulang dulu," ujar Chaidir.

    Jawaban Chaidir didukung pula oleh Hosen Hutagalung dari Fraksi PPP. "Biarkan tamu-tamu keluar dulu," kata Hosen kepada floor dari mejanya. Setelah semua SKPD Provsu meninggalkan ruang Paripurna, suasana semakin gaduh. Chaidir yang tinggal sendiri didatangi oleh Mustofawiyah Sitompul dan Arifin Nainggolan. Tak begitu jelas apa akhir percakapan mereka namun disebut-sebut agenda ke-3 Paripurna akan dilanjutkan pukul 14.00 WIB. Pantauan MartabeSumut di gedung Dewan sampai pukul 15.00 WIB, agenda ke-3 tersebut tidak pernah terjadi. Tak heran, beberapa pentolan dari 19 pemain Demokrat yang merasa dikibuli secara sistematis oleh banyak pihak terkait di DPRDSU, itu langsung melakukan rapat khusus di Lt IV Fraksi Demokrat.

    Banyak yang Menghalang-halangi

    Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat versi SK Ketua PD Sumut Sopar Siburian membenarkan banyak pihak di DPRDSU yang menghalang-halangi eksekusi SK baru pergantian pimpinan Fraksi PD DPRDSU. "Banyak yang menghalang-halangi, yang pasti kami akan terus membawa SK ini untuk ditetapkan Paripurna DPRDSU," tegas Sopar kepada MartabeSumut. Sementara itu, salah seorang anggota DPRDSU memastikan, gawang Partai Demokrat Sumut yang sudah jebol sejak bulan lalu sebenarnya tidak perlu diperparah dengan membuat 27 anggota Fraksi Demokrat terpecah-pecah kehilangan arah dan mengoyak jaring gawang Demokrat di lembaga DPRDSU. "Partai Demokrat itu Partai besar dan milik penguasa lho. Inikan masalah Ketua Partai Demokrat HT Milwan Sumut dengan Sekretarisnya Tahan Panggabean? Kenapa yang 27 pemain justru disuruh mengoyak jaring sendiri? Harusnya yang 27 ini bersatu meminta Milwan dan Tahan menyelesaikan konflik yang ada," ujar sumber itu kepada MartabeSumut, sembari meminta namanya tidak dituliskan.

     

    Konflik akan Terus Berlanjut

     

    Sumber itu juga berkeyakinan, secara institusi DPRDSU, konflik yang terjadi di Fraksi Demokrat akan terus berlanjut dan muaranya menuju pimpinan DPRDSU. "Okelah kalo sekarang pimpinan Dewan bisa mengibuli yang 19 orang itu, tapi dalam Paripurna lainnya belum tentu. Pimpinan Dewan tetap harus menjawab surat/SK DPD PD tersebut," ingatnya. Pada kesempatan lain, salah seorang anggota DPRDSU dari Fraksi Demokrat yang menyatakan kurang etis bila namanya ditulis, menambahkan, keributan anggota Demokrat bulan Oktober lalu dalam menentukan Pimpinan Komisi di DPRDSU adalah cermin Partai Demokrat tidak demokratis serta berada pada posisi memprihatinkan. "Partai Demokrat itu besar tapi yang besar itu tidak sesuai di lapangan. Saya melihat jajaran pimpinan Demokrat di Sumut ini tidak mampu melahirkan iklim berdemokrasi yang baik di lingkungan internal sendiri," yakin sumber tersebut kepada MartabeSumut di gedung Dewan. Dia juga tidak mengingkari, iklim berdemokrasi di Partai Demokrat Sumut sudah tersumbat sejak lama dan fakta itu terjadi pada lingkup anggota, fraksi-fraksi di DPRD, pimpinan Demokrat kab/kota hingga pimpinan DPD Partai Demokrat Sumut. "Benteng, 'gawang' dan jaring-jaring pelapis gawang Partai Demokrat Sumut telah jebol bahkan terkoyak-koyak pada 2 forum Paripurna DPRDSU," sesalnya.

     

    Sedangkan Mustofawiyah Sitompul menyatakan tetap akan mempertahankan SK baru pergantian pimpinan Fraksi PD. "Kami ada 19 orang di DPRDSU ini yang sepakat menuntut pergantian pimpinan Fraksi PD sesuai SK DPD PD Sumut. Sebanyak 18 telah meneken setuju dan 1 orang tidak meneken tapi mengakui setuju," ungkap Mustofawiyah kepada MartabeSUmut, di gedung Dewan. Lalu pertanyaannya sekarang, setelah gawang Partai Demokrat Sumut jebol Oktober lalu dan sekarang jaringnya koyak di DPRDSU, apakah selanjutnya gawang Partai Demokrat dibiarkan berdiri tanpa jaring-jaring lagi karena sudah koyak semua? Kita amati sama-sama ! (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Setelah Gawang Partai Demokrat Sumut Jebol, Sekarang Jaringnya di DPRDSU Koyak'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER