Sabtu

20 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 18 September 2012 | 15:09 WIB

    Telah dibaca 3135 kali

    Konsumen Keluhkan Kelambatan Sistem Tirtanadi Melayani Pembayaran Rekening Air

    Gomgom N
    Konsumen mengantre di loket pembayaran PDAM Tirtanadi Jalan Petani/Belakang Jl Juanda Medan, Senin (17/9). (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Puluhan warga mengeluhkan manajemen PDAM Tirtanadi Medan yang sangat lambat melayani konsumen saat membayarkan rekening air. Kelambatan sistem tersebut berakibat pada antrean panjang pelanggan hingga terganggunya aktivitas warga yang ingin cepat melakukan rutinitas lainnya.

     

    Pantauan MartabeSumut di loket pembayaran PDAM Tirtanadi Medan Jalan Petani/belakang Jalan Juanda Medan pada Senin pagi-siang (17/9), masyarakat konsumen yang berniat membayar terlihat menunggu dengan wajah kesal. Umumnya mengaku sudah hadir sejak 1 jam sebelumnya namun belum kunjung dipanggil untuk melakukan pembayaran tagihan. "Coba adek bayangkan, saya sejak jam 9 pagi datang dan menyerahkan kuitansi ke loket. Tapi sekarang sudah jam 10. Masih banyak kerja aku lagi di rumah," keluh Siti Arianti (45), warga Jalan SM Raja Medan. 

     

    Menurut Siti, saat dia datang jam 9 pagi, konsumen yang mengantre berjumlah 5 orang. Dan setelah 1 jam kemudian, herannya, konsumen yang mau membayar tagihan justru tidak berkurang melainkan bertambah menjadi 15 orang. "Petugas penerima pembayaran cuma 2 orang di loket itu. Apakah kepala pengelola koperasi tagihan Tirtanadi ini memang sengaja membuat warga kesal. Sudahlah jumlah petugasnya 2 orang, cara kerja mereka juga sangat lambat," jetus Siti dengan nada tinggi.

     

    Terjadi Setiap Bulan

     

    Hal senada disampaikan Romulus Siahaan (55). penduduk jalan Halat itu mengakui, kelambatan sistem Tirtanadi dalm melayani pembayaran tagihan air konsumen terjadi setiap bulan. "Tiap bulan saya menyaksikan kekonyolan model pelayanan pembayaran konsumen di loket Tirtanadi ini.  Warga yang datang mau membayar saja susah dibuat mereka. Apa Tirtanadi ini tidak sadar pola manajemen yang berantakan ini," sindir Siahaan.

     

    Dia menambahkan, loket tempat pembayaran rekening air Tirtanadi itu dikelola oleh satu koperasi yang didirikan PDAM Tirtanadi. Artinya, lanjut Siahaan, manajemen Tirtanadi harus jeli melihat kinerja koperasi yang sangat memprihatinkan. "Bank besar yang punya ribuan nasabah saja tahu memperbaiki sistem pelayanan. Ini kok perusahaan daerah yang berhubungan dengan kepentingan publik justru tidak ada kemajuan," cetus Siahaan blak-blakan. Sementara itu, di tempat sama, petugas loket yang terlihat 'sibuk' memegangi beberapa kuitansi, enggan memberikan komentar. "Ya maaf pak, kami sudah berusaha cepat. Kami harap para pelanggan mau bersabar," katanya. Saat dikejar lagi dengan pertanyaan apakah kesabaran konsumen harus selalu berjam-jam menunggu secarik kuitansi dan terjadi setiap bulan, sang petugas justru tersenyum dan menyatakan sebaiknya mengkonfirmasi pimpinan koperasi. Ketika ditanyakan apakah pimpinan koperasi ada di tempat, dia malah tersenyum dan melanjutkan kerjanya. "Pimpinan sedang keluar pak," tepisnya. Masih berdasarkan pantauan, beberapa konsumen tampak hilir mudik berjalan di depan meja loket karena kesal terlalu lama menunggu. (MS/GOM)

     

     

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Konsumen Keluhkan Kelambatan Sistem Tirtanadi Melayani Pembayaran Rekening Air'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER